Gresik (Antara Jatim) - Sedikitnya empat ribu warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terserang sejumlah penyakit usai banjir melanda kawasan itu dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Soegeng Widodo, Senin, mengatakan, berdasarkan laporan yang dihimpun petugas di lapangan, total ribuan warga yang terserang berbagai penyakit itu tersebar di empat kecamatan, meliputi Benjeng, Cerme, Balong Panggang, dan Menganti.
"Oleh karena itu, kami minta warga yang tidak terserang penyakit untuk tetap memperhatikan kebersihan di sekitarnya, agar penyakit tersebut tidak menyebar," katanya.
Dinkes Gresik juga telah menerjunkan tim untuk melakukan upaya penanganan terhadap penyakit yang diderita korban bencana banjir.
"Tim itu bertugas memberikan sosialisasi terkait dengan kesehatan, sehingga diharapkan warga yang tidak terserang penyakit bisa menjaga kesehatan dan pola makannya," katanya.
Anggota tim kesehatan dari Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik, Diah Sisca, sebelumnya mencatat penyakit yang diderita korban banjir, antara lain gatal-gatal, demam dan pusing.
Diketahuinya penyakit itu adalah dari banyaknya keluhan kepada tim medis yang mendatangi langsung rumah warga, seperti yang terjadi di wilayah Desa Morowudi, Kecamatan Cerme.
Sisca mengaku, penyakit itu bisa timbul karena banyak warga yang memilih bertahan di rumahnya saat banjir, kendati telah disiapkan tempat pengungsian yang lebih bersih.(*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.