New York (Antara/AFP) - Petenis Spanyol Rafael Nadal yang diunggulkan di tempat kedua akan menantang unggulan teratas Novak Djokovic (Serbia) di final turnamen grand slam AS Terbuka di New York, AS, Minggu (Senin WIB). Nadal yang telah mengumpulkan 12 tropi juara grand slam, termasuk AS Terbuka 2010, di semifinal menyingkirkan harapan Perancis unggulan delapan Richard Gasquet 6-4, 7-6 (7/1), 6-2. Inilah final grand slam ketiga bagi Nadal dalam empat tahun terakhir setelah tahun lalu absen di AS Terbuka akibat cedera lutut. Sementara Djokovic, mengalahkan unggulan sembilan asal Swiss Stanislas Wawrinka melalui pertarungan maraton lima set 2-6, 7-6 (7/4), 3-6, 6-3, 6-4 dalam waktu empat jam sembilan menit. Bagi Djokovic, final AS Terbuka adalah yang keempat secara beruntun, yang kelima secara keseluruhan, atau final grand slam yang ke-12 secara total. "Sungguh menyenangkan setelah melihat apa yang terjadi tahun lalu. Saya dapat kesempatan untuk tampil di final pada Minggu nanti dan itu adalah mimpi," kata Nadal usai pertandingan. Dalam rekor pertemuannya dengan Djokovic, Nadal memimpin 21-15 dan mereka berdua akan melewati rekor pertemuan terbanyak John McEnroe dan Ivan Lendl. Nadal memenangi pertemuan terakhir di semifinal Perancis Terbuka melalui pertarungan lima set dan bulan lalu di semifinal Montreal. "Novak adalah saingan yang luar biasa. Hasil pertandingannya selama ini membuktikan itu. Ia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah saya lihat," katanya. Kemenangan Nadal "Ia adalah juara yang hebat. Pertandingan final nanti pasti akan berlangsung ketat bagi saya, tapi saya berharap siap untuk menghadapinyal" katanya. Kemenangan Nadal atas Gasquet di partai semifinal itu sekaligus memupus harapan lawan untuk menjadi petenis Perancis pertama yang melangkah ke partai puncak AS Terbuka setelah Cedric Pioline pada 1993. Sementara itu Djokovic mengakui bahwa ia tidak mampu mengeluarkan permainan terbaiknya menghadapi Wawrinka. "Terlihat jelas bahwa Stan bermain lebih agresif. Ia sebenarnya bermain lebih baik. Ia mencoba terus bertahan dan membuat saya harus berusaha keras untuk mendapatkan irama permainan saya," katanya. (*)


Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026