Gresik, (Antara Jatim) - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melakukan razia dengan sasaran para penumpang bus di Terminal Bunder sebagai antisipasi masuknya teroris ke wilayah itu.
Kepala Satuan Bina Masyarakat Polres Gresik, AKP Suyatmi, Selasa mengatakan razia itu difokuskan pada penumpang dari luar kota dengan tujuan wilayah Kabupaten Lamongan.
"Selain melakukan pemeriksaan terhadap penumpang, kami juga membagikan brosur berisi imbauan mendukung Kamtibmas guna menekan tingkat kriminalitas menjelang lebaran," katanya.
Suyatmi mengatakan, dalam razia itu aparat Polres Gresik tidak menemukan hasil, namun kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga usai lebaran.
"Kami akan menggelar kegiatan seperti ini secara rutin hingga usai lebaran nanti, tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para pemudik,"
katanya.
Dalam razia itu, petugas juga meminta turun sejumlah penumpang yang dicurigai, kemudian memeriksa barang bawaanya untuk mengetahui apakah membawa senjata tajam atau tidak.
"Kami juga memeriksa identitas sejumlah penumpang, khususnya yang datang dari luar kota, hal ini untuk mengantisipasi masuknya narapidana teroris yang diberitakan kabur," katanya.
Sebelumnya, jajaran Polres Gresik juga melakukan penyiagaan petugas di perbatasan kota setiap malam untuk mengantisipasi teroris yang masuk ke wilayah itu.
Kapolsek Wilayah Kota Gresik AKP Mulyono mengatakan, antisipasi teroris itu dilakukan terkait kasus penangkapan teroris di Tulungagung, agar kasus itu tidak merembet ke wilayah Gresik.
Dikatakannya, tujuan penyiagaan petugas di perbatasan kota karena Gresik merupakan salah satu daerah rawan teroris, sebab berdekatan dengan wilayah Lamongan. (*)
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.