Oleh Taufik Ridwan
Jakarta (Antara) - Mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, merusak dan membakar pos polisi (Pospol) di kawasan Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam.
"Mahasiswa pendemo yang melakukan itu (pengrusakan)," kata Kepala Polsek Metro Menteng, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Subandi di Jakarta, Jumat.
Subandi mengatakan petugas berupaya memadamkan api yang melalah sebagian bangunan pospol tersebut.
Berdasarkan informasi, aksi anarkis mahasiswa tersebut, tidak menimbulkan korban.
Para pendemo diduga membakar pospol dengan menggunakan bahan bakar minyak yang dituangkan dalam botol air mineral.
Selain merusak pospol, pengunjuk rasa dari unsur mahasiswa tersebut, sempat mengejar mobil patroli kepolisian yang melintas lokasi aksi.
Sebelumnya, sejumlah mahasiswa berunjuk rasa melakukan orasi menolak kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi di sekitar Jalan Diponegoro.
Selanjutnya, mahasiswa membakar ban bekas dan kayu, hingga memblokir Jalan Salemba, Jakarta Pusat, bahkan merusak sebuah pospol yang berada di sekitar Jalan Diponegoro. (*)
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.