Gresik, (Antara Jatim) - Massa dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kabupaten Gresik, mengepung kantor DPRD setempat dalam aksi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Kita melakukan aksi tolak kenaikan harga BBM dengan mengepung kantor dewan dengan tujuan agar anggota dewan bisa sepakat menolak kenaikan harga BBM bersubsidi," kata koordinator aksi, Budiono, Rabu.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM akan berimbas pada kenaikan harga-harga lain, sehingga akan dirasakan masyarakat bawah secara langsung.
Dalam aksi itu, massa KASBI juga menyuarakan aspirasi untuk menghapus sistem kerja kontrak dan "outsourcing" karena merugikan para pekerja di Indonesia.
Meski kantor DPRD yang terletak di Jalan KH Wachid Hasyim dikepung, aksi tersebut berjalan lancar dengan pengamanan ratusan petugas dari Polres Gresik.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.