Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Jawa Timur menerjunkan 20 personel untuk menangani kebakaran yang melanda dua ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu sore.
Kepala UPT Damkar Kota Malang Pandu Rizky Darmawan di RSSA Malang, mengatakan, laporan kejadian kebakaran diterima sekitar pukul 14.57 WIB.
"Setelah menerima laporan tim langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan kekuatan 20 personel dan lima unit (pemadam) untuk melakukan pemadaman, informasi dari internal (RSSA Malang) yang terbakar itu dapur gizi dan ruang laundry," kata Pandu.
Lima unit mobil yang dikerahkan oleh UPT Damkar Kota Malang terdiri atas empat unit water supply dan satu unit rescue.
Dia menjelaskan, saat regu pemadam tiba di lokasi, dua ruangan di RSSA masih dalam kondisi terbakar dan api didapati tersebar di beberapa titik.
Kondisi itu menyebabkan plafon pada bagian atap di ruangan itu roboh.
"Yang terbakar meliputi peralatan dapur, ada bahan makanan, di laundry room ada beberapa selimut dan sprei. Beberapa barang memang rentan terbakar, khususnya di laundry room," ujarnya.
Meski demikian, UPT Damkar Kota Malang memastikan tak mendapati kendala apapun dalam proses pemadaman, lantaran mendapatkan dukungan dari tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) RSSA Malang.
Menurut dia, keterlibatan tim internal dari rumah sakit mampu mempercepat upaya pemadaman dan mencegah meluasnya sebaran api.
Pihaknya pun mengapresiasi langkah tanggap dan sigap yang telah ditunjukkan tim K3 rumah sakit setempat.
Pun demikian dengan sarana prasarana penunjang kegiatan pemadaman, seperti hydrant dan nozzle disebutnya telah tersedia lengkap di RSSA.
Pandu menyatakan bahwa api sudah berhasil dipadamkan pada pukul 16.30 WIB.
"Sehingga kami menarik pasukan beserta peralatan yang digunakan," kata dia.
Dalam peristiwa kebakaran di area RSSA Malang, UPT Damkar setempat memastikan bahwa kejadian itu tidak sampai menyebabkan korban jiwa.
Terkait penyebab kebakaran, Pandu menyatakan masih menunggu proses penyelidikan dari Tim Inafis Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota.
"Tadi teman-teman dari Polresta Malang Kota sudah datang ke lokasi, kami masih menunggu hasil penyelidikannya," tuturnya.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.