Moskow (ANTARA) - Iran memperkenalkan mekanisme baru bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz dengan mewajibkan izin otoritas setempat, demikian laporan Press TV, Selasa.
Kapal yang hendak melintas akan menerima email dari Persian Gulf Strait Authority (PGSA) berisi aturan transit, sebelum mengajukan izin resmi.
Setelah itu, kapal wajib memperoleh persetujuan PGSA untuk dapat melewati jalur strategis tersebut.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan seluruh pergerakan kapal sipil dan komersial di Selat Hormuz harus mengikuti rute yang ditetapkan.
IRGC menambahkan bahwa pergerakan tersebut juga harus dikoordinasikan dengan pemerintah Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta: KatrianaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026