Surabaya (ANTARA) - Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy meminta kesiapsiagaan layanan haji ditingkatkan menyusul kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan jamaah calon haji Indonesia di Arab Saudi beberapa waktu lalu.

“Selama musim haji memang selalu saja ada kejadian-kejadian di luar perhitungan. Karena itu panitia, petugas, maupun dari kementerian, saya mohon untuk waspada dengan peristiwa-peristiwa seperti itu,” ujar Muhadjir di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jawa Timur, Kamis.

Ia menekankan pentingnya respons cepat jika terjadi insiden di lapangan.

Menurutnya, langkah antisipatif sejatinya telah dilakukan oleh petugas dan kementerian, namun kecepatan penanganan harus terus ditingkatkan demi keselamatan dan kenyamanan jamaah.

Muhadjir juga menyoroti kondisi sebagian jamaah di Makkah yang menempati akomodasi berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat kegiatan ibadah. Ia meminta adanya perhatian khusus, terutama dalam penyediaan transportasi bagi jamaah di lokasi tersebut.

“Kalau perlu ada perlakuan yang agak istimewa karena posisinya memang kurang kondusif untuk tujuan ibadah,” katanya.

Selain itu ia mengapresiasi kebijakan pengelompokan jamaah yang kini hanya menggunakan dua syarikat (perusahaan penyedia layanan haji di Arab Saudi). Kebijakan tersebut dinilai mampu meminimalkan potensi jamaah terpisah dari kelompoknya, seperti yang sempat terjadi pada tahun sebelumnya.

Muhadjir turut menilai positif penambahan layanan fast track (jalur cepat pemeriksaan dokumen keimigrasian) yang kini tersedia dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Ia berharap ke depan layanan tersebut dapat diperluas hingga mencakup seluruh embarkasi di Indonesia.

“Kalau bisa semuanya fast track, sehingga tidak perlu ada prosedur tambahan saat kedatangan karena semua sudah disiapkan di sini,” ujarnya.

Ia menambahkan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah berjalan sangat baik dan kooperatif dalam penyelenggaraan ibadah haji.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026