Madiun (ANTARA) - Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama jajaran kepala OPD secara maraton mengecek sejumlah fasilitas umum (fasum) di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur guna mewujudkan kenyamanan dan keindahan kota. 

"Pengecekan ini sebagai upaya mewujudkan kenyamanan bagi masyarakat Kota Madiun maupun wisatawan yang berkunjung ke kota setempat," ujarnya di Madiun, Rabu.

Pengecekan di antaranya dilakukan Pada hari Rabu (22/4/2026) yakni di lokasi bekas Pasar Kembang di kawasan GOR Wilis Kota Madiun, berlanjut ke Lapangan Gulun, hingga Pasar Sleko.

Sepanjang perjalanan, Plt Wali Kota bersama rombongan beberapa kali berhenti untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus meninjau langsung progres penataan kota.

"Kawasan eks Pasar Kembang, nantinya akan dikembangkan pembangunan dengan konsep urban dan terintegrasi dengan GOR Wilis, dilengkapi jogging track serta area berkumpul untuk masyarakat," katanya.

Sementara di Pasar Sleko, perhatian diarahkan pada pengembangan Sleko Lantai 2 Youth Market karena pemerintah berencana menghidupkan kembali area tersebut sebagai ruang bagi UMKM muda untuk berkembang.

"Khusus UMKM muda yang membutuhkan space bisa berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan," kata dia.

Kegiatan mengecek fasum berlanjut pada pemantauan sejumlah infrastruktur di antaranya fasilitas pompa air hingga penataan kawasan kota pada Kamis (23/4/2026). 

Bagus menegaskan, upaya ini sebagai antisipasi genangan dan banjir akibat tingginya curah hujan meski rekomendasi BMKG menyebutkan sebagian besar Jawa Timur mulai masuk musim kemarau.

Hal itu lantaran masih adanya potensi cuaca ekstrem yang ditunjukkan dengan hujan lebat disertai angin kencang hingga menyebabkan bencana hidrometeorologi termasuk di wilayah Kota Madiun.

"Karenanya, kesiapan peralatan harus optimal agar respons cepat bisa dilakukan saat debit air meningkat. Kondisi itu harus diwaspadai," ujarnya di sela pengecekan fasilitas pompa air di kawasan Jalan Pandan Madiun.

Dari empat unit pompa yang tersedia di lokasi itu, dua berfungsi normal sedangkan dua lainnya mengalami kendala teknis dan segera diperbaiki.

Adapun, pompa tersebut berfungsi mengalirkan air ke Bengawan Madiun untuk mengurangi potensi genangan di wilayah perkotaan.

Selain infrastruktur drainase, pihaknya juga melihat penataan kawasan Jalan Barito seperti adanya pohon ketapang kencana yang dinilai terlalu rimbun mulai dipangkas karena berpotensi membahayakan, merusak trotoar, serta mengganggu kebersihan lingkungan.

Penataan di Barito ini sekaligus mendukung rencana pengembangan kawasan sekitar menjadi Kampung Pecinan sebagai destinasi wisata kuliner di Kota Madiun.

Pemantauan fasum dilanjutkan di kawasan Taman Hijau Demangan (THD) yang pembersihan lapak di lokasi ini lama telah rampung dan kini memasuki tahap pengangkutan sisa material.

Ke depan, kawasan tersebut akan ditata ulang dengan konsep lapak yang lebih tertata dan nyaman.
 

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun didampingi jajaran kepala OPD meninjau sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur, di antaranya kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC), kawasan kuliner Jalan Rimba Darma, Pasar Sleko, dan rumah pompa air di Jalan Pandan sebagai bentuk komitmen terus menjaga kualitas dan kenyamanan warga. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun


Sasaran peninjauan fasum berikutnya adalah kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan Pahlawan Religi Center (PRC) yang dilakukan pada Jumat (24/4/2026).

Dua kawasan itu sudah cukup dikenal lantaran setiap hari selalu ada wisatawan yang datang berkunjung dan puncaknya di akhir pekan. 

"Saya cek semua sarana dan prasarana penunjangnya di lokasi ikon tersebut. Mulai keberadaan tempat sampah, smooking area, kamar mandi, dan lain sebagainya. Saya juga turun untuk melihat lorong sungai dari bawah patung Merlion sampai ke Menara Eiffel. Bagi kami, fasum yang bersih, aman, dan nyaman adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat," kata Bagus.

Kemudian dilanjutkan ke fasilitas umum lainnya pada Minggu (26/4/2026) malam dengan melihat kawasan kuliner Jalan Rimba Darma. Di lokasi tersebut, Plt Wali Kota bersama rombongan turun langsung untuk meninjau kondisi infrastruktur, kebersihan lingkungan, serta kelengkapan fasilitas penunjang lainnya.

Dalam keterangannya, F. Bagus Panuntun menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam memastikan fasilitas umum tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.

"Kami ingin memastikan seluruh fasilitas umum di Kota Madiun dalam kondisi baik, bersih, dan nyaman digunakan masyarakat. Pemantauan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan perbaikan yang diperlukan," kata dia.

Ia menambahkan, keterlibatan OPD dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut atas berbagai temuan di lapangan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Pemantauan ini bagian dari komitmen Pemerintah Kota Madiun untuk terus menjaga kualitas infrastruktur dan fasilitas umum sebagai penunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026