Karena mereka bagian dari masyarakat rentan, sehingga wajib mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai.
Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mendorong pemerintah daerah memaksimalkan implementasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna menekan angka kematian ibu (AKI), khususnya di wilayah rentan seperti daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Negara sudah memiliki program Cek Kesehatan Gratis. Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mampu mengimplementasikan serta mengawal pelaksanaannya secara optimal,” ujar Anggota Komisi E DPRD Jatim ini di Surabaya, Rabu.
Menurutnya, pemerintah pusat menyediakan instrumen layanan kesehatan melalui program CKG yang diharapkan mampu mendeteksi dini berbagai risiko penyakit, termasuk pada ibu hamil dan anak.
Ia menegaskan pentingnya penguatan edukasi gizi dan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu hamil, ibu dengan anak usia dini, serta perempuan di wilayah 3T yang tergolong kelompok rentan.
Menurut dia, peningkatan literasi kesehatan menjadi langkah strategis dalam memberikan perlindungan dan jaminan keberlangsungan hidup bagi kelompok tersebut.
“Karena mereka bagian dari masyarakat rentan, sehingga wajib mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai,” katanya.
Sejalan dengan peringatan Hari Kartini 2026 yang mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengangkat tema “Bergerak Bersama Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI)”.
Cahyo menyebutkan, tren angka kematian ibu di Jawa Timur menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun. Namun, capaian tersebut dinilai belum merata di seluruh kabupaten/kota.
Ia menyoroti masih adanya sejumlah daerah dengan angka kematian ibu yang relatif tinggi dan memerlukan perhatian serius.
Oleh karena itu, ia berharap Pemprov Jatim dapat mengoptimalkan berbagai program strategis dari pemerintah pusat, termasuk CKG, agar implementasinya menjangkau seluruh wilayah, terutama daerah 3T.
“Program ini merupakan upaya pelayanan promotif dan preventif kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak-anak, agar jaminan kesehatan mereka dapat terpenuhi,” tuturnya.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026