Kota Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 351 personel gabungan mulai bersiaga untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026, khususnya pada sejumlah titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, stasiun, terminal hingga pelabuhan di Kota Probolinggo, Jawa Timur.
"Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan berlangsung mulai hari ini hingga 25 Maret 2026. Operasi Ketupat merupakan operasi terpusat untuk mengamankan rangkaian kegiatan Idul Fitri dengan semangat dan jargon 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'," kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri di kota setempat, Jumat.
Menurutnya pengamanan difokuskan pada aktivitas masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri, mulai dari kegiatan ibadah, wisata hingga mobilitas di berbagai titik keramaian. Polres Probolinggo Kota menyiapkan lima pos pengamanan di sejumlah titik rawan.
"Sebanyak 351 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat yakni unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Probolinggo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, ORARI serta mitra kamtibmas lainnya," tuturnya.
Ia mengatakan pengamanan akan diperketat terutama pada malam takbiran, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, hingga aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta simpul transportasi seperti pelabuhan, stasiun, dan terminal.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keselamatan diri dan barang selama perjalanan mudik," katanya.
Bagi warga yang meninggalkan rumah diharapkan melapor kepada ketua RT/RW, Polisi RW, maupun Bhabinkamtibmas agar dapat dipantau melalui patroli keamanan. Masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan di Polres Probolinggo Kota secara gratis selama mudik.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan bahwa pelaksanaan pengamanan Lebaran 2026 merupakan kerja bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.
"Operasi Ketupat itu adalah kerja bersama. Di bawah komando Kapolres, kami semua berkolaborasi menjaga ketertiban dan keamanan selama Lebaran, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Probolinggo juga fokus menjaga stabilitas kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi menjelang Lebaran.
Dalam upaya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok, pihaknya melakukan pemantauan harga di pasar serta menambah pelaksanaan pasar murah agar tidak terjadi lonjakan harga.
"Kami terus memantau ketersediaan bahan pokok dan harga di pasaran. Sejauh ini masih terkendali, termasuk BBM yang pasokannya aman dan distribusinya berjalan lancar," ujarnya.
Ia berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah dan masyarakat dapat menciptakan suasana Idul Fitri yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga maupun para pemudik yang melintas di Kota Probolinggo
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026