Madiun (ANTARA) - Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo menyematkan badge 2.000 jam terbang kepada Mayor Pnb Fulgentius Dio "Lizard" Prakoso dalam acara tradisi yang dilaksanakan di Shelter Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jatim, Rabu.
Penyematan badge tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pencapaian Mayor Pnb Fulgentius Dio yang telah membukukan total 2.000 jam terbang menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon, yang diperoleh melalui berbagai penugasan operasi dan latihan.
"Pencapaian ini bukan hanya angka, melainkan milestone yang mencerminkan tingkat kepercayaan, tanggung jawab, dan kematangan dalam mengoperasikan alutsista milik negara secara aman dan bertanggung jawab," ujar Muchtadi.
Ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih serta menegaskan bahwa capaian 2.000 jam terbang merupakan hal penting dalam profesionalisme seorang penerbang tempur.
Lebih lanjut disampaikan bahwa capaian tersebut tidak dapat diraih oleh setiap personel, karena menuntut performa keterampilan individu yang tinggi, ketepatan pengambilan keputusan serta konsistensi dalam menjaga keselamatan terbang di berbagai kondisi dan dinamika penugasan.
"Dua ribu jam terbang dicapai melalui proses yang panjang, disiplin yang kuat, serta pengalaman menghadapi beragam situasi operasi," kata dia.
Danlanud juga menekankan bahwa pada tahap ini, tuntutan profesionalisme tidak hanya terbatas pada keterampilan individu, tetapi juga mencakup peran dalam membentuk dan menjaga budaya terbang yang baik, menjadi teladan, serta berkontribusi aktif terhadap pembinaan penerbang lainnya sesuai dengan harapan organisasi.
Prestasi itu diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh penerbang, sekaligus memperkuat budaya profesional di lingkungan Skadron Udara 3.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan dan kerja keras seluruh personel Skadron Udara 3 sebagai satu kesatuan tim serta keluarga.
Acara tradisi penyematan badge tersebut juga dihadiri Dangrup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto, beserta para pejabat Grup 3 Tempur, pejabat Lanud Iswahjudi, serta seluruh personel Skadron Udara 3.
