Bangkalan (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangkalan, Jawa Timur, melibatkan komunitas ojek daring, organisasi kemasyarakatan dan para kepala desa di wilayah itu untuk mengamankan peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026.
"Pelibatan ojol (ojek online), ormas dan para kepala desa ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa keamanan di wilayah ini akan terjadi sesuai harapan dengan peran aktif semua elemen," kata Kepala Polres Bangkalan Ajun Komisaris Besar Polisi Wibowo seusai memimpin Apel Pengamanan Sabuk Kamtibmas 2026 di halaman Mapolres Bangkalan, Kamis.
Menurut Wibowo, apel yang digelar di seluruh jajaran Polda Jatim itu menjadi bentuk nyata kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga keamanan.
"Ini juga merupakan instruksi dari Kapolda, untuk apel bersama dengan tokoh masyarakat menjelang Hari Buruh 1 Mei 2026 besok,” katanya.
Selain ojek daring dan para kepala desa, apel pengamanan ini juga diikuti ormas Banser, Ansor, Perguruan Silat Pagar Nusa, dan PSHT.
Menjelang peringatan Hari Buruh, Kapolres meminta semua elemen masyarakat mampu melakukan deteksi dini dan pencegahan jika dirasa ada potensi gangguan yang dapat mengusik ketertiban masyarakat.
"Kami juga meminta semua elemen masyarakat yang ada di Bangkalan bekerja sama, utamanya untuk menjaga keamanan," katanya.
Wibowo juga meminta kepala desa untuk terlibat aktif, karena menurut data di Maporles, dalam beberapa bulan terakhir di Bangkalan marak terjadi aksi pencurian dengan kekerasan.
"Jika semua elemen kompak, kami yakin keamanan akan kondusif sesuai harapan, dan tindak kejahatan bisa dikendalikan," katanya.
Pewarta: Abd AzizEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.