Situbondo - Tim Basarnas yang mengerahkan kapal cepat RB-204 menemukan satu dari sembilan nelayan asal Kabupaten Situbondo, Jatim, yang hilang karena perahunya tenggelam.
"Hari ini ditemukan satu korban, tapi identitasnya belum kami ketahui. Nelyan itu ditemukan sudah mengambang di perairan Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep. Tim dari Situbondo menggunakan satu perahu nelayan sedang berangkat melakukan penjemputan jenazah ke Pulau Sepudi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Zainul Arifin kepada ANTARA, Rabu.
Sembilan nelayan yang merupakan bagian dari 27 nelayan asal Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, hilang di Selat Madura, Sabtu (19/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB saat dua perahu yang mereka gunakan untuk menjaring ikan tenggelam. Sebanyak 18 nelayan berhasil menyelamatkan diri dan telah dievakuasi ke daratan, namun sembilan lainnya hilang.
Menurut Zainul, perjalanan penjemputan dari Situbondo ke Sepudi kemudian kembali ke Situbondo memakan waktu sekitar sembilan jam. Melihat saat ini sudah malam dan cuaca di laut dinilai kurang baik, maka kemungkinan besar penjempur itu akan kembali ke Situbondo, Kamis (24/1).
Ia mengaku kurang tahu mengapa bukan kapal RB-204 yang mengantarkan jenazah tersebut ke Situbondo. Namun demikian, kemungkinan kapal milik Basarnas itu akan difokuskan untuk mencari korban lainnya yang diduga berada di perairan Sepudi dan sekitarnya karena sudah terbawa arus air laut.
"Karena itu tim dari Situbondo sudah menginformasikan ke polsek dan koramil, khususnya yang ada di kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, untuk ikut melakukan pertolongan jika menemukan jenazah para korban," katanya.
Mengenai pencarian Rabu ini, katanya, sudah dikerahkan tim menggunakan tiga perahu nelayan. Masing-masing perahu ditugaskan untuk membawa penyelam, menyisir wilayah barat dan satunya lagi di wilayah timur. Pada pencarian hari keempat ini, penyelam sudah berhasil mencapai ke dasar laut ekitar 84 meter, namun tidak menemukan korban.
"Tim penyelam mengalami kesulitan karena di dasar laut gelap. Tim penyelam hari ini hanya menemukan lampu mercuri milik salah satu kapal yang tenggelam. Untuk proses pencarian selanjutnya, kami masih akan mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran sambil menunggu informasi dari kepulauan di Sumenep," kata Zainul. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.