Situbondo (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melaporkan seorang nelayan yang dinyatakan hilang saat melaut sejak Minggu (2/8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono menyampaikan nelayan atas nama Sugianto (45) warga Dusun Dami, Desa/Kecamatan Jangkar, itu pertama kali ditemukan mengambang oleh nelayan lainnya berjarak sekitar dua mil dari bibir Pantai Jangkar.
"Korban pertama kali ditemukan oleh Pak Suto, saat hendak memancing ikan di sekitar lokasi ditemukannya nelayan tersebut," kata Puriyono saat dihubungi di Situbondo, Senin.
Setelah mendapatkan informasi ditemukannya korban yang diduga dihempas gelombang dan tenggelam itu, lanjut dia, petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Situbondo, dan lainnya, mengevakuasi korban ke Pelabuhan Jangkar.
Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans Puskesmas Jangkar dan dilakukan autopsi luar oleh petugas medis.
"Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa tidak ditemukan luka/bekas penganiayaan pada jenazah dan murni meninggal akibat tenggelam di laut. Pihak keluarga juga menerima hasil pemeriksaan medis tersebut," kata Puriyono.
Sebelumnya, pada Minggu (2/8) pagi korban berangkat melaut sekitar pukul 05.00 WIB dan pada pukul 12.00 WIB nelayan setempat menemukan perahu milik korban sekitar 12 mil dari bibir Pantai Jangkar. Korban diduga terhempas gelombang dan terjatuh ke laut saat memancing.
Pewarta: Novi HusdinariyantoUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.