Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan program pemasangan listrik gratis bagi 3.400 rumah tangga miskin pada 2026 guna mencapai rasio elektrifikasi 100 persen di seluruh kabupaten dan kota.
“Saat ini rasio elektrifikasi Jawa Timur telah menyentuh angka 99 persen. Kita ingin mengintervensi secara lebih masif melalui program-program yang berdampak langsung dan menyasar kebutuhan dasar rumah tangga miskin di Jawa Timur,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat.
Ia mengatakan Pemprov Jatim melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan anggaran Rp7,89 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung program tersebut.
Anggaran tersebut digunakan untuk pembiayaan Bantuan Instalasi dan Sambungan Rumah (IRSR) yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero), serta pemberian token listrik senilai Rp300.000 bagi setiap penerima manfaat.
“Token listrik ini dapat digunakan hingga sekitar enam bulan pemakaian awal, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.
Khofifah menjelaskan calon penerima bantuan diusulkan melalui mekanisme identitas penerima IRSR dengan Surat Usulan Belanja Program kepada gubernur yang memuat jumlah rumah tangga miskin calon penerima sambungan listrik.
Data penerima tercantum dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga desil 4 serta diinput melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), dengan kriteria rumah tangga miskin belum berlistrik di wilayah yang telah terjangkau jaringan PT PLN (Persero).
“Para penerima listrik gratis ini wajib masuk dalam DTSEN desil 1 sampai 4, dan data calon penerima telah tersedia di perangkat daerah,” ujarnya.
Selain memperoleh bantuan instalasi dan sambungan listrik, penerima manfaat juga mendapatkan masa pemeliharaan selama satu tahun, disertai monitoring dan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pihak terkait.
Pada 2026, penerima program tersebar di sejumlah daerah, antara lain Pacitan 400 rumah tangga, Ponorogo 300, Trenggalek 300, Tulungagung 100, Kabupaten Blitar 178, Kabupaten Kediri 200, Kabupaten Malang 100, Banyuwangi 300, Bondowoso 100, Situbondo 100, serta Kabupaten Probolinggo 20 rumah tangga.
“Dengan intervensi ini, kami optimistis target 100 persen rasio elektrifikasi di Jawa Timur dapat segera terwujud sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin,” katanya.
Khofifah siapkan listrik gratis bagi 3.400 rumah tangga miskin
Jumat, 6 Februari 2026 11:31 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) saat memasang listrik gratis untuk warga miskin. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim)
