Malang - Manajemen Arema Liga Super Indonesia (LSI) kembali mencoret salah seorang pemain seleksi, yakni Kim Sung Teon asal Korsel, karena tipikal permainannya dinilai tidak sesuai dengan karakter tim berjuluk Singo Edan tersebut. Media Officer Arema LSI Sudarmaji, Kamis mengakui pemain asal Korsel tersebut dipastikan tidak akan memperkuat Singo Edan. Kim terpaksa dicoret karena tipikal permainannya tidak sesuai dengan yang diharapkan. "Manajemen sudah memberikan banyak kesempatan bagi Kim, termasuk ketika diturunkan dalam laga uji coba melawan Metro FC pada Selasa (15/1), namun tipikal permainannya tidak sesuai karakter yang dibutuhkan Arema," katanya. Padahal, pemain asal Korsel tersebut sudah beberapa pekan ini mengikuti proses seleksi di Arema LSI dan diharapkan bisa mengisi posisi gelandang. Menanggapi pencoretan Kim tersebut, pelatih Arema Rahmad Darmawan enggan berkomentar. "Semua sudah bisa melihat dan mengambil kesimpulan terkait layak tidaknya Kim memperkuat Arema musim ini," ujarnya. Sementara itu sejumlah pemain Arema yang berlaga di ajang Liga Primer Indonesia (LPI) juga telah dicoret oleh manajemen dan pelatih, baik karena alasan teknis maupun kesehatan. Dari 24 pemain yang lolos seleksi dan dilanjutkan dengan tes kesehatan, ada dua pemain yang tidak lolos. "Memang ada dua pemain yang bermasalah dengan kesehatannya, tapi kan tidak etis kalau disebutkan namanya, apalagi kami masih akan melakukan tes ulang bagi keduanya," ujarnya. Ia mengakui, kedua pemain yang gagal tes kesehatan itu sudah menandatangani kontrak. Oleh karena itu, masih diberi kesempatan untuk tes ulang, namun jika pada tes ulang tersebut tetap gagal, maka kontrak yang sudah ditandatangani itu bisa dibatalkan. "Kami berharap tes yang pertama itu bisa saja ada kekeliruan, sehingga kami beri kesempatan untuk cek kesehatan ulang. Tapi, jika hasilnya tetap sama, maka kontraknya bisa dibatalkan," katanya. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026