Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membantu bibit bebek kepada sejumlah peternak agar bangkit setelah ternak mereka banyak yang mati mendadak.
"Kami memberikan bibit bebek kepada para peternak supaya mereka bisa bangkit kembali setelah hewan ternaknya banyak yang mati mendadak," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kehewanan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (DP3) Kabupaten Sidoarjo, Bambang Erwanto, Rabu.
Ia mengemukakan, selain memberikan bantuan berupa bibit bebek, bantuan yang paling utama adalah dorongan moral dan suport kepada para peternak supaya tidak putus asa dalam memulai ternak bebeknya kembali.
"Karena sebagian besar dari para peternak tersebut, banyak yang putus asa setelah sekian banyak di antara ternak mereka yang mati akibat mati mendadak," katanya.
Ia mengatakan, mati hidup hewan itu ada di tangan Tuhan, tetapi menumbuhkan kembali jiwa beternak itu sangat penting demi keberlangsungan hidup para peternak.
"Ia mengatakan, selain memberikan bantuan berupa bibit ternak, pihaknya juga memberikan bantuan berupa penyemprotan kandang bebek dengan menggunakan obat pembasmi," katanya.
Ia mengatakan, pemerintah dalam memberikan bantuan penyemprotan juga memberikan bantuan obat pembasmi dengan harapan para peternak bisa melakukan penyemprotan secara mandiri.
"Karena pada musim hujan seperti sekarang ini, penyemprotan tersebut harus sering dilakukan supaya virus tidak bisa berkembang biak dengan cepat serta bisa melindungi hewan ternak," katanya.
Untuk tahap akhir, pemerintah juga akan membantu dalam penyaluran hasil ternak warga supaya mereka bisa memutar uang hasil ternaknya kembali.
"Dengan demikian, siklus perputaran ternak yang ada di Kabupaten Sidoarjo bisa terjaga kembali meskipun sempat ada ternak warga yang mati mendadak," katanya.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.