Montevideo (ANTARA/AFP) - Bintang Brazil Neymar, yang diincar beberapa klub besar dunia, mengatakan "ini bukan saat yang tepat" untuk bermain di Eropa ketika pemain muda Santos ini memenangi penghargaan pemain terbaik Amerika Selatan untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
"Semua orang menanyakan pertanyaan yang sama kepada saya, namun saya memiliki kontrak dengan Santos sampai 2014, dan saya bahagia di sini bersama keluarga dan teman-teman saya," kata sang penyerang kepada para pewarta pada upacara penobatan yang berlangsung pada Rabu.
Pemain 20 tahun itu juga menepis perbandingan-perbandingan dengan pemain Argentina Lionel Messi, yang memenangi Ballon d'Or untuk keempat kalinya secara berturut-turut pada awal pekan ini, dan berkata bahwa ia memprioritaskan klub dan negaranya.
"Itu bukan sesuatu yang saya incar," paparnya mengacu perihal menjadi pemain terbaik dunia. "Tujuan saya adalah membantu Santos dan tim Brazil. Menjadi pemain terbaik dunia adalah konsekusensi dari pekerjaan itu."
Dengan Piala Dunia 2014 yang akan dilangsungkan di Brazil untuk pertama kalinya sejak 1950, Neymar dan ayahnya bersikukuh bahwa dirinya belum akan pindah - setidaknya untuk saat ini.
"Neymar akan bertahan dengan Santos sampai 2014. Setelah itu ia dapat memperpanjang kontrak jika klub menginginkannya," kata ayahnya Neymar Da Silva, yang juga hadir di ibukota Uruguay.
Presiden Santos paulo Schiff membandingkan pemain mudanya itu dengan legenda klub sekaligus Brazil Pele, yang menghabiskan hampir seluruh karirnya di klub itu sebelum sempat bermain di New York Cosmos.
"Selama 30 tahun, tidak ada klub Brazil yang mampu mempertahankan pemain hebat kecuali kami dengan Neymar. Kami menolak tawaran-tawaran dari Barcelona, Chelsea, dan beberapa klub," kata Schiff.
"Kami menginginkan ia memiliki karir hebat dengan Santos, seperti yang dilakukan Raja Pele pada masa jayanya," ucapnya kepada AFP. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.