Situbondo (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat belasan rumah warga termasuk satu dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) porak-poranda diterjang angin puting beliung, pada Kamis sore.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono menyampaikan angin puting beliung menghempas permukiman penduduk di Dusun Banyuputih, Dusun Curah Laci, Desa/ Kecamatan Banyuputih, sekitar pukul 16.30 WIB.

"Dari hasil asesmen kami, rumah warga terdampak angin puting beliung di dua dusun tersebut ada 14 rumah, satu garasi dan satu lagi dapur umum SPPG," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Kamis malam.

Menurut Puriyono, dari belasan rumah warga yang rusak dihempas angin berbentuk pusaran dan bersamaan dengan hujan itu, tiga rumah di antaranya rusak berat dan sisanya rusak ringan dan rusak sedang.

Selain merusak rumah warga, lanjutnya, angin puting beliung juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan menimpa rumah warga di wilayah timur Situbondo tersebut.

"Mayoritas kerusakan rumah warga terdampak angin puting beliung bagian atap. Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa itu," kata Puriyono.

Pada Selasa (13/1), angin puting beliung juga menerjang belasan rumah warga Pesisir Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan.

Masyarakat Situbondo diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem yang sejak awal Januari 2026 melanda di wilayah Jawa Timur.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026