Kediri - Korban keracunan mi pangsit yang dirawat di Rumah Sakit Baptis, Kota Kediri kondisinya semakin membaik, sehingga ada beberapa yang sudah diperbolehkan pulang. Dokter Daniel, dokter yang menangani para pasien keracunan ini ditemui di RS Baptis, Kamis, mengatakan kondisi para pasien saat ini sudah lebih baik. "Mereka sudah lebih baik dari sebelumnya, jadi ada yang sudah diperbolehkan pulang. Bahkan, untuk yang sempat dirawat di ruang ICU juga sudah dipindahkan ke ruang perawatan umum," tuturnya. Kondisi pasien rata-rata saat dibawa ke RS Baptis, pascamusibah keracunan, Rabu (19/12) memang ada yang mengkhawatirkan. Mereka mual dan muntah akibat makanan. Bahkan, ada lima pasien yang dirawat di ruang ICU karena kondisinya yang harus mendapatkan perhatian serius, paparnya. Untuk saat ini, pihaknya menyebut masih 93 pasien yang dirawat di RS Baptis Kediri. Mereka mendapatkan perawatan yang cukup baik dan masih diberikan cairan infus. Selain dirawat di RS Baptis, sejumlah pasien juga dirawat di dua rumah sakit lain yaitu di RS Bhayangkara Kediri serta RSUD Gambiran. Di RS Bhayangkara ada 28 pasien, dan di RSUD Gambiran ada 18 pasien. Sementara itu, Polres Kediri Kota sampai saat ini terus memeriksa penjual mi pangsit Heri wahyudi (37). Ia diperiksa terkait dengan cara dia memasak, bahan yang digunakan, yang diduga menyebabkan keracunan. Kepala Polres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro mengatakan sudah meminta bantuan dari Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim untuk meneliti penyebab keracunan massal di Kediri tersebut.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026