Tripoli (ANTARA/AFP) - Sejumlah orang bersenjata menembak mati dua perwira Angkatan Darat Libya, Minggu, di sebuah kota yang pernah menjadi salah satu pertahanan terakhir pasukan Muamar Gaddafi sebelum penggulingan dan pembunuhannya tahun lalu, kata militer. Kapten Mohamed al-Zarruk dan Kapten Ahmed al-Haj Mohamed tewas ketika pasukan bantuan dikerahkan ke kota oasis Bani Walid, 170 kilometer sebelah tenggara Tripoli, setelah pasukan kementerian dalam negeri diperangkap oleh kelompok orang bersenjata, kata militer. "Anggota-anggota komisi keamanan tinggi (kementerian dalam negeri) sedang mencari seorang pria yang dituduh melakukan pembunuhan ketika orang-orang bersenjata mengepung mereka," kata panglima militer Bani Walid Jendral Hussein Khalifa kepada AFP. "Satuan-satuan angkatan darat dikerahkan untuk menyelamatkan mereka, namun mereka diserang tembakan dan dua perwira tewas," tambahnya. Upacara diadakan di bandara militer di Tripoli untuk menghormati kedua perwira itu dan dihadiri oleh kepala staf angkatan bersenjata Jendral Yussef al-Mangush serta keluarga korban. Bani Walid adalah lokasi bentrokan berulang kali antara pasukan pemerintah dan penduduk, yang banyak diantaranya mengeluhkan penggulingan Gaddafi yang menghamburkan sumber-sumber daya di daerah itu selama empat dasawarsa kekuasaannya. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026