Nairobi (ANTARA/AFP) - Pasukan Uni Afrika (AU) dan Somalia hari Minggu menguasai kota Jowhar yang sebelumnya menjadi markas gerilyawan Al-Shabaab, kata sejumlah pejabat. "Pagi ini kami menguasai Jowhar dan kini kami mengamankannya," kata Kolonel Ali Houmed, juru bicara Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM), kepada AFP. "AMISOM dan Pasukan Nasional Somalia memasuki kota itu, terjadi pertempuran kecil ketika sebagian besar gerilyawan Al-Shabaab melarikan diri sebelum kami masuk," tambahnya. Juru bicara Al-Shabaab Abdiaziz Abu Musab mengkonfirmasi kepada AFP bahwa pasukannya telah ditarik dari kota itu, yang terletak sekitar 90 kilometer sebelah utara Mogadishu, ibu kota Somalia. "Kami menarik pasukan kami dari Jowhar karena alasan-alasan strategis," kata Abu Musab, dengan menambahkan bahwa penarikan itu dilakukan tanpa ada korban dan mereka tetap "dekat" dengan kota tersebut. "Kami akan memburu penyerbu dari dalam dan luar kota Jowhar," katanya. Jatuhnya Jowhar merupakan pukulan berarti bagi gerilyawan Al-Shabaab, yang kehilangan sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir ini akibat penyerangan pasukan AMISOM yang berkekuatan 17.000 orang dan pasukan Ethiopia yang menyerbu Somalia tahun lalu dari arah barat. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026