Jember - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali normal sekitar Rp75 ribu per kilogram seiring dengan permintaan pasar yang cenderung menurun. "Pedagang terpaksa menurunkan harga daging sapi karena jumlah pembeli daging terus menurun selama beberapa pekan terakhir ," kata Fatmawati, pedagang daging sapi di Pasar Tanjung Jember, Selasa. Harga daging sapi super sempat mencapai Rp85 ribu per kilogram, namun harganya berangsur normal di kisaran Rp75 ribu untuk daging sapi biasa dan daging sapi super di kisaran Rp78 ribu per kilogram. "Stok daging sapi di Jember juga berkurang karena jumlah sapi yang dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) juga sedikit akibat mahalnya harga sapi," tuturnya. Menurut dia, harga daging kembali normal karena permintaan di pasar cenderung menurun, sehingga para pedagang harus mengurangi stok daging setiap harinya. Tidak hanya di Pasar Tanjung, harga daging sapi di Pasar Kecamatan Ambulu juga kembali normal di kisaran Rp70 ribu per kilogram sejak tiga hari terakhir. Semetara pengelola RPH Kecamatan Kaliwates, Imam Wahyudi, mengeluhkan sepinya aktivitas pemotongan hewan di RPH karena harga sapi di Jember masih mahal. "Hampir semua RPH di Jember sepi, bahkan terjadi penurunan jumlah hewan yang dipotong di RPH hingga 50 persen dibandingkan sebelum terjadi kelangkaan daging sapi di sejumlah daerah," tuturnya. Menurut dia, biasanya jumlah sapi yang dipotong di RPH Kaliwates mencapai 4-5 ekor per hari, namun sejak dua pekan terakhir menurun menjadi 2 ekor sapi setiap harinya.(*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026