Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berupaya memperkuat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah setempat dengan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi perwakilan pengurus koperasi.

"Pengurus KDMP dalam bimtek ini akan mendapatkan pemaran dari para narasumber secara terperinci terkait hal-hal teknis untuk bisnis yang bisa dilakukan koperasi desa merah putih," kata Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, saat membuka Bimtek, Selasa.

Wahono menjelaskan, melalui bimtek tersebut pengurus KDMP diharapkan dapat menggali potensi lokal yang bisa dijual melalui koperasi desa. Serta distribusi barang lebih pendek dengan harga murah karena masuk langsung lewat KDMP tersebut.

Diharapkan pengurus KDMP bisa amanah dan berintegritas, serta dapat mengelola koperasi secara transparan dan kredibel agar terwujud masyarakat Bojonegoro yang sejahtera, makmur dan membanggakan.

"Pada prinsipnya menjawab kebutuhan warga desa atau kelurahan dan koperasi menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mandiri dan berdaulat untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi menyampaikan, pendirian KDMP merupakan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto yang harus disukseskan bersama-sama.

Adanya KDMP, lanjut Sally, terkait pendistribusian pupuk dari kementerian berencana menyalurkan ke petani melalui KDMP karena kelompok tani tidak boleh berdagang pupuk.

Adanya program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) Pemkab Bojonegoro yang diberikan kepada masyarakat, koperasi di desa maupun kelurahan dapat menjadi pengepul telur yang dihasilkan.

"Kalau dapat keuntungan dapat dirasakan semua masyarakat, jika dilakukan pengusaha keuntungannya hanya dirasakan seorang saja," terang politisi perempuan Partai Gerindra.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop-UM) Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari menambahkan, bimtek pengurus KDMP ini dilaksanakan selama dua hari, pada hari pertama ini diikuti KDMP dari 12 kecamatan dan besok diikuti 16 kecamatan.

Kegiatan yang dibuka Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dihadiri Kejaksaan Negeri, ketua Komisi B DPRD, PT. Pupuk Indonesia, PT. ID Food, Bulog dan Pertamina Patra Niaga sebagai narasumber.

"Harapannya setelah KDMP terbentuk, mampu memetakan potensi wilayah yang ada untuk menjadi strategi pengembangan koperasi sesuai tujuan koperasi, mensejahterakan anggota dan memperkuat ekonomi desa," katanya.

Pewarta: Muhammad Yazid

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025