Jember - Seorang siswa SMP Negeri 3 Balung, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jatim, berinisial MH, yang terlibat kasus penjambretan di kecamatan setempat melaksanakan ujian nasional (UN) di aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Jember, Senin.
Kepala Lapas Kelas II-A Jember, Harun Sulianto, mengatakan MH mendapat pendampingan dari psikolog untuk memberikan motivasi sebelum UN digelar, bahkan yang bersangkutan sudah belajar dengan rajin di ruang tahanan anak.
"Secara psikologis, MH sudah siap menjalani UN yang digelar hari ini hingga Kamis (26/4), meski harus mengerjakan soal UN di Lapas," tuturnya.
Menurut dia, sejumlah buku pelajaran untuk persiapan UN juga disediakan di kamar MH dan beberapa tahanan anak yang usianya lebih tua juga membimbing siswa SMP Negeri 3 Balung itu untuk menghadapi UN.
"Pihak Dinas Pendidikan memberikan kesempatan kepada MH untuk mengikuti UN di Lapas dengan pengawasan dari guru, aparat kepolisian dan petugas Lapas," paparnya.
Ia berharap MH dapat melaksanakan soal UN dengan baik dan bisa lulus, meski harus mengerjakan soal UN di dalam Lapas Jember seorang diri.
"Kami selalu memberikan motivasi untuk tetap semangat belajar, agar MH bisa lulus UN dengan nilai baik dan tidak berkecil hati melaksanakan UN di Lapas," katanya menjelaskan.
MH ditahan di LP setempat sejak 3 Maret 2012 karena kasus penjambretan di Desa Tutul, Kecamatan Balung, dan kini proses hukumnya sudah masuk di pengadilan.
"Untuk proses hukumnya, kasus MH sudah masuk dalam tahap tuntutan di Pengadilan Negeri Jember," ujarnya menambahkan.
Sementara Kepala Bidang SMP, SMA, dan SMK Dinas Pendidikan Jember, Tatang Priyanggono membenarkan adanya siswa yang mengikuti UN di Lapas Kelas II-A Jember karena terjerat kasus hukum.
"Total peserta UN tingkat SMP atau sederajat di Jember sebanyak 31.245 siswa, dengan rincian 22.329 siswa SMP negeri/swasta dan 8.916 siswa Mts negeri/swasta," tuturnya.(*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012