Setelah melewati proses panjang, akhirnya 15 finalis Putri Otonomi Indonesia 2024 (POI 2024) diumumkan. Pengumuman itu melalui akun resmi Instagram Apkasi, Senin (20/5).

Ke-15 finalis itu yakni A A Istri Ananda Pramesti (Kabupaten Klungkung), Raphaella Chayla Shaka Lakshita (Kabupaten Klaten), Lisa Maulida (Kabupaten Deli Serdang), Laili Soimaturrohmah (Kabupaten Trenggalek), dan Luqyana Anjaryava (Kabupaten Serang).

Kemudian, Anja Natalia Hariyanto (Kabupaten Sleman), Sela Septiana (Kabupaten Empat Lawang), Melvania Gifa Hantari (Kabupaten Bogor), Yosia Sinthabella (Kabupaten Barito Selatan), dan Devi Wava Waviq (Kabupaten Jember).

Selanjutnya, Clarissa Vania Indriati (Kabupaten Kuantan Singingi), Niken Gedianlie (Kabupaten Dharmasraya), Rosanna Muhammad James (Kabupaten Minahasa Utara), Tsalsa Putri Thahira (Kabupaten Bandung), dan Ananda Dwi Putri Sinaga (Kabupaten Serdang Bedagai).

Para finalis akan menjalani karantina di Kabupaten Trenggalek hingga puncak Grand Final Juara POI 2024 yang akan digelar berbarengan dengan syukuran perayaan ulang tahun ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Sebelumnya ada 75 peserta yang mendaftar dan 30 lolos administrasi berhak mengikuti tahapan seleksi 15 finalis di Jakarta. Mewakili Dewan Pengurus, Wakil Ketua Umum Apkasi Joune S Ganda menekankan melalui ajang POI 2024, Apkasi menawarkan kesempatan berbeda dan mewadahi bakat-bakat para putri daerah untuk bisa berkiprah di level nasional.

"Melalui POI inilah para putri memiliki kesempatan sama dan pengalaman berbeda meski ia memiliki latar belakang asal dari daerah bukan dari kota. Pemenang POI telah diakui pemerintah pusat melalui kementerian dan memberi kesempatan bagi para putri daerah untuk tampil menunjukkan leadership-nya di kancah nasional," kata Bupati Minahasa Utara ini, di Jakarta, Selasa (14/5).

Kegiatan POI 2024 sendiri, imbuh Joune, ialah kegiatan pageant yang berbeda ketimbang pemilihan putri lainnya. Dia melihat pemenang POI tidak kalah bersaing dengan ajang pemilihan putri manapun.

"Bahkan hanya di POI inilah para pemenangnya diberi kesempatan menjadi menteri sehari. Saya menjadi saksinya karena pemenang POI 2023 berasal dari daerah yang saya pimpin dan saya mendampingi langsung saat Juara POI 2023 diberikan kesempatan jadi Menteri Investasi dan Kepala BKPM serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selama sehari," ujarnya.

Untuk itu, Joune berpesan kepada peserta seleksi menuju 15 finalis POI 2024 agar tampil percaya diri dan tidak minder. "Tunjukkan bakatmu, potensi daerahmu, dan berikan yang terbaik untuk Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang mengatakan ajang POI mengusung konsep baru selama tiga tahun terakhir. "Sebelumnya kegiatan ini bernama Pemilihan Putri Otonomi Daerah dan dengan konsep baru inilah, kami ingin menekankan POI setara event-event pageant di tingkat nasional," katanya.

Sarman menambahkan potensi dan bakat para putri di daerah sangat luar biasa. "Sayangnya, semangat mereka untuk menyalurkan bakat di tingkat nasional amat terbatas wadah-nya. Di sinilah, Apkasi hadir memberikan fasilitasi melalui ajang pemilihan POI," tuturnya.

POI 2024, kata Sarman, memiliki poin berbeda jika disandingkan dengan kegiatan sejenis lainnya. "Para pemenang POI ini akan jadi duta bagi daerah yang diwakilinya. Mereka bisa mempromosikan komoditas unggulan di daerahnya, baik dari sisi peluang investasi, pariwisata termasuk perdagangan. Jadi POI ini sebagai ajang strategis yang seharusnya bisa dimanfaatkan maksimal oleh pemerintah daerah," tukasnya.

Juara POI 2024 Elisha Lumintang memberi semangat dengan menceritakan bahwa kesempatan menjadi menteri sehari adalah pengalaman sangat berharga baginya.

"Di sini diberikan kesempatan mengeksplorasi wawasan dan pengetahuan yang saya miliki lebih dalam lagi, khususnya mengenai potensi daerah saya terkait investasi, pariwisata, pertanian dan maritim. Di sini saya tambah yakin melihat perkembangan dan kemajuan ekonomi Indonesia karena berinteraksi dengan ahlinya langsung," ujarnya.

Elisha memberikan semangat melalui POI 2024 bisa memberikan motivasi kepada generasi muda di daerah. "Meski kalian dari kabupaten, ketika kamu menyadari potensi yang ada dalam diri kalian ditambah beragam kekayaan alam Indonesia, maka kita akan bisa belajar banyak bagaimana mengelola-nya, dan saya percaya itu," imbuhnya.

Grand Final POI 2024 akan digelar pada 8 Juni 2024, bersamaan dengan Malam Syukuran HUT ke-24 Apkasi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Rencananya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian hadir dalam syukuran itu.

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Chandra Hamdani Noor


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024