Puluhan ribu umat Islam melaksanakan ibadah Shalat Id di momen Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang digelar di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Jawa Timur, Rabu.

Humas MAS Helmy M Noor, di Surabaya, Rabu mengatakan puluhan ribu jamaah itu tersebar di hampir seluruh area yang ditetapkan oleh pengelola masjid tersebut sebagai lokasi pelaksanaan ibadah.

"Jamaah di lantai satu dan dua, kemudian di halaman bagian timur dan utara. Semuanya penuh dengan jamaah, bisa sampai 40 ribuan," kata Helmy.

Total 40 ribu jamaah itu sesuai dengan estimasi yang diperkirakan oleh pihak MAS 

Pengelola MAS pun menerapkan skema pembagian akses, yakni pintu nomor 1,3,4, dan 8 yang berlokasi di sisi utara ditetapkan sebagai tempat masuknya jamaah wanita.

Selain itu, jamaah wanita diarahkan melewati pintu sisi timur nomor 12, 13, 14, 16, 17, 18, 19, 32, 33, dan 34. Kemudian juga melalui pintu 37, 38, dan 39 di sisi selatan.

Sedangkan untuk jamaah pria akses masuknya melalui pintu nomor 5 dan 6 di sisi utara. Selanjutnya melewati pintu 23 dan 25 di sisi timur.

Kemudian untuk sisi selatan melewati pintu 41, 43, 44 dan pintu 40 dan 41.

Sementara, dia menyebut banyaknya jamaah pada Shalat Id kali ini disebabkan faktor tak adanya perbedaan dalam keputusan penetapan 1 Syawal 1445 Hijriah.

Lebih lanjut, kata dia puluhan ribu jamaah itu tidak hanya datang dari Kota Surabaya, namun juga ada yang hadir dari beberapa daerah lain, seperti Lamongan, Malang, Madiun, hingga Jakarta.

"Sebagian besar jamaahnya dari para pegawai orang-orang Jakarta,  kemungkinan itu warga asal Surabaya yang kerja di Jakarta dan mudik Lebaran," ucapnya.

Pelaksanaan ibadah Shalat Id di sana dipimpin langsung oleh Imam Besar MAS, yakni KH Abdul Hamid Abdullah. Sedangkan khotib-nya adalah Guru Besar dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof Dr KH Ali Aziz yang membawakan ceramah bertema "Lebaran, Meneguhkan Komitmen Muslim Berwawasan Kebangsaan".

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024