Surabaya - Telkom Flexi akan memperbanyak titik hotspot akses data Flexinet di lingkungan kampus dan sekolah, karena tingginya segmen pengguna internet dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
General Manajer Pelayanan Jaringan Telkom Flexi Area Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, I Ketut Budi Utama, di Surabaya, Kamis, mengatakan, dari 69 titik hotspot yang saat ini sudah dioperasikan, sekitar 35 persen berada di kampus dan sekolah.
"Pengguna akses data Flexinet hotspot di beberapa kampus dan sekolah cukup tinggi. Di kampus ITS Surabaya yang punya kecepatan hotspot 10 Mbps sudah mencapai sekitar 5.000 pengguna, sementara di kawasan SMA kompleks di Surabaya sudah lebih dari 1.000 pengguna," katanya.
Tingginya pengguna akses hotspot di kalangan pelajar dan mahasiswa itu, memacu Telkom Flexi untuk menambah titik hotspot berkecepatan 10 Mbps di beberapa kampus dan sekolah di wilayah Jatim, Bali dan Nusra.
"Mahasiswa dan pelajar membutuhkan akses internet berkecepatan tinggi untuk menunjang tugas belajarnya. Berbeda dengan segmen lain yang memanfaatkan internet untuk kebutuhan fungsional, seperti buka email atau media sosial," tambah Ketut Budi.
Selain di kampus dan sekolah, Telkom Flexi juga akan membangun titik hotspot di beberapa pusat perbelanjaan, kantor dan ruang publik.
Hingga saat ini, dari sekitar 19 juta pelanggan Flexi di seluruh Indonesia, lebih kurang 3,5 juta di antaranya telah menggunakan akses data Flexinet. Sementara jumlah pengguna di Jatim, Bali dan Nusra mencapai 1,5 juta.
"Kalau secara nasional, pengguna akses data tumbuh dua kali lipat dibanding 2010. Sementara khusus wilayah Jatim, Bali dan Nusra, pertumbuhannya sudah mencapai lima kali lipat," kata General Manajer Komersial Telkom Flexi Area Jatim, Bali dan Nusra, Suparwiyanto.
Menurut ia, pertumbuhan akses data yang cukup pesat itu, membuat pihaknya semakin agresif menggarap pasar "broadband", termasuk memperbanyak titik hotspot untuk memudahkan masyarakat mengakses internet.
"Yang jelas, kami semakin percaya diri dalam bisnis data, karena internet juga telah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia," tambah pria yang akrab disapa Parwi itu.
Ke depan, lanjut Parwi, hotspot Flexinet akan disinergikan dengan produk akses data milik Telkom Group lainnya, yakni Telkomsel dan Speedy yang jumlahnya mencapai ribuan titik.
Langkah Telkom menggencarkan layanan akses data tersebut, sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai 50 persen dari total populasi penduduk yang memiliki akses internet pada tahun 2015.
"Saat ini, jumlah pengguna internet baru sekitar 45 juta orang atau 14 persen dari populasi, baik yang mengakses melalui komputer maupun telepon seluler pintar (smartphone)," kata Direktur Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Kementerian Kominfo, Mariam F Barata, di Surabaya, Rabu (14/9).
Menurut Mariam, dari 45 juta pengguna internet tersebut, sekitar 65 persen adalah kalangan anak muda, termasuk pelajar dan mahasiswa.
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011