Wilayah Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu atau Malang Raya mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2023 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat.

Wali Kota Malang Sutiaji dalam keterangan tertulis yang diterima di Kota Malang, Selasa, mengatakan bahwa tercapainya UHC di wilayah itu, menunjukkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sudah sangat tinggi.

"Bahwa Kolaborasi hexahelix yang kita terapkan dapat diterima dengan baik. Semuanya ini jadi pondasi, yang perlu kita jaga sama-sama agar terus jadi budaya yang baik," kata Sutiaji.



Sutiaji menjelaskan dengan diterimanya penghargaan tersebut, bisa dinilai bahwa kepercayaan masyarakat, khususnya terhadap layanan kesehatan semakin tinggi. Dengan kondisi itu, ekspektasi masyarakat pada layanan kesehatan juga semakin tinggi.

Menurutnya, dengan tingginya ekspektasi layanan kesehatan dari masyarakat tersebut, diharapkan kualitas pelayanan bisa terus ditingkatkan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

"Mari kita jaga, mari kita tingkatkan kualitasnya agar kepuasan masyarakat tercapai. Masyarakat menaruh kepercayaan penuh kepada negara," ujarnya.

Ia menambahkan berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Kota Malang, tingkat kepesertaan masyarakat sudah mencapai 106 persen. Data tersebut nantinya dilakukan pembaruan pada Dispendukcapil Kota Malang.

"Kepesertaan masyarakat mencapai 106 persen, artinya semua penduduk Kota Malang yang tercatat di Dispendukcapil sudah ikut BPJS. Nanti update lagi, karena ada warga yang sudah meninggal, tetapi belum dilaporkan, sehingga persentase sampai 106 persen," katanya.

Sementara itu, Bupati Malang M Sanusi menyatakan pihaknya telah memberikan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu sekitar 661 ribu jiwa secara gratis di wilayah Kabupaten Malang.



Pelayanan tersebut, lanjutnya, diberikan pada 39 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang, termasuk pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, RSUD Lawang dan RSUD Ngantang.

"Juga dilayani di semua rumah sakit dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sesuai kebutuhan medisnya. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses untuk masyarakat di daerah," katanya.

Untuk cakupan UHC Kabupaten Malang pada 2023, tercatat perkembangan pencapaian UHC hingga Maret 2023 sudah mencapai 2.580.323 atau 97,26 persen, dari total jumlah penduduk 2.653.085 jiwa.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menambahkan penghargaan tersebut merupakan bentuk keberhasilan kolaborasi antara Pemerintah Kota Batu dan BPJS Kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Aries berharap ke depan kolaborasi tersebut bisa lebih ditingkatkan dan dilaksanakan secara berkesinambungan, terutama mengkover seluruh lapisan masyarakat, termasuk seluruh masyarakat yang masuk dalam kategori rentan. Di wilayah Kota Batu, capaian masyarakat yang terdaftar Program JKN mencapai 99,63 persen.



"Ke depan kolaborasi dan sinergitas ini perlu terus ditingkatkan dan dilakukan secara berkesinambungan agar seluruh masyarakat Kota Batu terdaftar dalam Program JKN, termasuk kita kover seluruh masyarakat rentan," katanya.

Dalam kesempatan itu, penghargaan UHC 2023, diberikan kepada 22 pemerintah provinsi dan 334 pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Indonesia, dengan minimal 95 persen dari total penduduknya telah terdaftar dalam Program JKN.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023