Malang Raya (ANTARA) - Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin meminta para relawan yang tergabung di dalam Ngalam Solidarity Rescue (NSR) agar sigap membantu pencegahan kejadian bencana alam.
Ali seusai memimpin pengukuhan 60 relawan NSR yang diselenggarakan di Lapangan Wonokoyo, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan, antisipasi munculnya bencana alam bukan hanya menjadi tugas pemerintah kota tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
"Total 60 relawan NSR yang sudah dikukuhkan dan mereka harus siap terjun membantu langkah pencegahan maupun penanganan bencana alam, seperti banjir," kata Ali.
Dia menyebut bahwa relawan yang menjalani pengukuhan ini merupakan tahap awal, sebab ke depan NSR akan memperluas cakupan keanggotaan hingga ke tingkat kelurahan.
Ali berharap para relawan juga segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang maupun organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk mematangkan skema penugasan.
"Jadi mereka tidak hanya bertugas ketika ada bencana tetapi membantu yang lain, seperti membersihkan sungai dan selokan itu menjadi tanggung jawab NSR juga. Kami (Pemkot Malang) siap mendukung, memfasilitasi, dan melatih," ucapnya.
Ali optimistis dengan sinergisitas antara relawan dengan Pemkot Malang, maka seluruh upaya penanggulangan bencana bisa berjalan semakin maksimal.
Sementara itu, Koordinator NSR Muhammad Syifaul Khoiri mengatakan puluhan relawan berasal dari lima wilayah kecamatan di Kota Malang.
Persiapan pembentukan NSR telah dilakukan sejak awal Desember 2025. Hingga kini, lanjutnya, penjaringan relawan masih terus dibuka dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas dan koordinasi.
"Upgrade kemampuan itu lebih penting daripada menambah anggota. Jangan sampai saat dibutuhkan kami belu. siap secara koordinasi dan justru menjadi korban," ucapnya.
