Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) membuka tiga jalur seleksi, yaitu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur SPMB (Mandiri) untuk lulusan SMA/SMK dan madrasah aliyah (MA) tahun 2023 ini.

"Tahun ini memang ada perubahan mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Di PENS, dua jalur seleksi yang dibuka yaitu SNBP dan SNBT mengikuti proses seleksi SNPMB-BPPP. Sementara jalur lainnya yaitu jalur Mandiri yang akan dibuka di akhir periode seleksi penerimaan di PENS," kata Wakil Direktur Bidang Akademik PENS, Dr.Eng. Bambang Sumantri, ST, MSc., di Surabaya, Rabu.

Menurut dia perubahan mekanisme ini sepertinya sedikit berdampak pada penurunan jumlah pendaftar. Jika sebelumnya ada banyak jalur seleksi yang memunculkan alternatif kesempatan bagi pendaftar untuk bergabung di perguruan tinggi incaran mereka, tahun ini kesempatan itu berkurang.

"Padahal pendaftar biasanya mempertimbangkan banyak hal sebelum akhirnya memutuskan akan mendaftar ke mana," kata dia.

Di tahun sebelumnya, seleksi dipisahkan berdasarkan jalur pendidikan. Bagi lulusan yang ingin melanjutkan ke Diploma 3 dan ke Sarjana Terapan. Namun di tahun ini seleksinya bersamaan sehingga pilihan akan lebih banyak, namun jatah pilihan yang bisa digunakan oleh pendaftar maksimal dua pilihan program studi saja.

"Jatah pilihan ini harus benar-benar dipergunakan dengan tepat oleh pendaftar dengan mempertimbangkan tingkat persaingan yang ada di masing-masing program studi," kata dia.

PENS telah menyiapkan sekitar 35 persen dari total kuota, yaitu 401 kursi untuk jalur SNBP dan 40 persen dari total kuota, 456 kursi untuk jalur SNBT. Sementara sisanya 25 persen diperuntukkan bagi jalur mandiri.

"Pendaftar hingga saat ini masih belum tinggi, bahkan di program studi tertentu masih kurang. Kami membuka diri bagi semua lulusan SMA, SMK dan MA yang ingin bergabung mengisi kuota di jalur seleksi awal ini, SNBT. Jadi silakan dimanfaatkan kesempatan ini, mengingat dengan berbagai keterbatasan pendaftar memang harus lebih cermat dan jeli dalam berstrategi," kata Bambang.

Ia berpesan agar lulusan tidak ragu dalam memilih program studi. Baik Diploma 3 maupun Sarjana Terapan, sama-sama memiliki kualitas keahlian yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Dengan masa studi yang lebih pendek, lulusan Diploma 3 relatif lebih cepat mengisi kebutuhan SDM industri serta dapat melanjutkan studi ke Sarjana Terapan.

"Jadi semua kembali kepada minat dan passion. Studi lanjut bisa di mana saja. Namun, jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan berbagai sisi, seperti akreditasi kampus dan kemampuan personal yang mendukung strategi pemilihan prodi dan perguruan tinggi," demikian Bambang Sumantri.

 

Pewarta: Willi Irawan

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023