Petugas gabungan dari Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur dan kepolisian setempat memantau harga dan mengawasi peredaran bahan pangan di pasar tradisional serta modern yang rawan terjadi kenaikan menjelang momentum hari raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Madiun Tri Prasetyaningrum mengatakan pemantauan harga di pasar-pasar rakyat maupun toko swalayan menjelang Natal dan tahun baru tersebut bertujuan untuk mengetahui fluktuasi harga kebutuhan pokok yang cenderung naik akibat banyaknya permintaan konsumen.

"Kemarin, kami sudah mengecek pasar tradisional seperti Pasar Besar, Pasar Sleko, Pasar Srijaya, dan Pasar Kojo. Hasilnya memang ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga," ujar Tri di Madiun, Rabu.

Selain pasar tradisional, tim gabungan dari Dinas Perdagangan; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian; Satpol PP dan Damkar; Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat; serta kepolisian Kota Madiun tersebut juga memantau toko ritel. Seperti Indomaret Jalan Kapuas, Alfamart Jalan Urip Sumoharjo, Transmart, dan Hypermart Madiun Plaza.

Dari sejumlah lokasi tersebut, petugas tidak hanya memantau stok dan harga. Tapi juga kelayakan bahan kebutuhan pokok untuk dipasarkan.

"Kami temukan sejumlah kemasan beras premium yang berkutu. Untuk itu, kami minta pihak toko agar menarik dan dikembalikan ke supplier," katanya.

Terkait stok, Tri mengungkapkan bahwa saat ini bahan kebutuhan pokok di pasaran dalam kondisi stabil. Tidak hanya di toko ritel modern saja, tapi juga di pasar tradisional.

Sesuai pantauan, sejumlah bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga di antaranya beras, telur ayam ras, daging ayam, dan cabai. Meski begitu kenaikannya tidak signifikan.

Seiring harga di pasaran yang mulai terjadi kenaikan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir, apalagi sampai melakukan "panic buying", bahkan sampai menimbun.

"Jangan khawatir. Stok bahan pangan aman di Kota Madiun untuk Natal dan Tahun Baru nanti. Bahkan, sampai Lebaran tahun depan," kata dia.

Tri juga meminta pedagang untuk tetap menjaga kualitas dan kuantitas bahan kebutuhan pokok. Khususnya, produk hortikultura yang tidak dapat disimpan dalam waktu lama.

Ia berharap stok dan harga kebutuhan pokok di pasaran tetap aman hingga tahun baru sehingga tidak terjadi lonjakan harga signifikan, terlebih sampai kelangkaan produk tertentu.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022