Sejumlah personel Kepolisian Resor (Polres) Malang yang bertugas dalam pengamanan saat terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu mendapatkan pendampingan psikologis dan pemulihan trauma.

Kepala Biro SDM Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Kombes Pol Harry Kurniawan di Kabupaten Malang, Kamis mengatakan bahwa pendampingan tersebut bertujuan untuk menyembuhkan trauma personel kepolisian akibat tragedi tersebut.

"Kami membantu memberikan motivasi dan rasa empati kami, kepada bapak ibu yang melakukan pengamanan saat tragedi Kanjuruhan 1 Oktober," katanya.

Dia menjelaskan, berdasarkan riset diketahui bahwa Polisi merupakan korporasi yang rentan terkait masalah kesehatan mental. Ada tiga faktor yang berpengaruh, pertama karena profesi tersebut merupakan salah satu lini terdepan yang menangani keadaan darurat setiap harinya.

Kemudian, paparan dari peristiwa traumatis yang berulang sering terjadi ketika menemui tugas pokok serta fungsi Polri, seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kecelakaan lalu lintas, kasus pembunuhan dan lainnya.

"Kemudian yang ketiga, adanya persepsi negatif dari masyarakat dan rekan kerja," katanya.

Ia menambahkan, kepada seluruh personel Polres Malang yang mengikuti pendampingan dan pemulihan trauma tersebut diminta untuk tetap memberikan pelayanan terbaik, serta tetap menjadi pengayom masyarakat dengan sepenuh hati.

 

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Abdul Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022