Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Disperindag Jawa Timur melalui PT Megasurya Mas Sidoarjo menyediakan sebanyak 12.023 liter minyak goreng bagi puluhan UMKM di kabupaten setempat, Jumat.

"Kami siapkan 12.023 liter minyak goreng murah untuk 30 UMKM yang telah memiliki syarat lengkap," kata Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Moh. Natsir dalam rilis yang diterima di Probolinggo, Jumat.

Untuk operasi pasar minyak goreng murah itu, para UMKM bisa membeli dengan harga Rp13.500 per liter untuk ukuran kemasan 18 liter dengan syarat yang berlaku, salah satunya menyerahkan fotokopi KTP warga Kabupaten Probolinggo.

"Operasi pasar minyak goreng murah bagi UMKM itu bertujuan untuk menindaklanjuti arahan pemerintah terkait dengan kebijakan minyak goreng satu harga. Paling tidak nantinya para pelaku UMKM dapat tetap berproduksi sebagaimana mestinya dan tidak kebingungan mencari minyak goreng," tuturnya.

Melalui operasi pasar minyak goreng bagi UMKM, lanjut dia, diharapkan bisa mengurangi kelangkaan minyak goreng di masyarakat dan UMKM dapat membeli minyak goreng dengan harga terjangkau serta dapat memproduksi produk makanannya seperti biasanya.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada pengiriman selanjutnya sesuai dengan kebutuhan UMKM dan kesanggupan pabrikan dalam pengiriman, sehingga kami akan terus membuka pendaftaran bagi UMKM yang berminat dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," katanya.

Sebelumnya operasi pasar minyak goreng juga digelontorkan kepada 51 UMKM dengan total sebanyak 24.606 liter dengan kemasan 18 liter dan 1 liter dengan harga Rp13.500 per liter.

Disperindag Kabupaten Probolinggo akan terus melaksanakan operasi pasar di beberapa pasar tradisional besar dan UMKM secara bergilir/bersamaan sampai kebutuhan minyak goreng di Kabupaten Probolinggo tercukupi dan harga sesuai HET (harga eceran tertinggi).
 

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022