Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membagikan 2.550 liter minyak goreng gratis dan sembako kepada warga Kota Pahlawan, Jatim, dalam puncak peringatan HUT ke-72 Satpol PP dan HUT ke-60 Satlinmas.

"Serentak hari ini dibagikan minyak goreng ke masyarakat. Ada juga sembako dari Kepala PD (Perangkat Daerah) yang dibagikan kepada warga melalui kami," kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto saat puncak peringatan HUT ke-72 Satpol PP yang digelar secara daring dan luring di Balai Kota Surabaya, Jumat. 

Menurut dia, peringatan HUT ke-72 Satpol PP di Kota Surabaya diawali dengan agenda bakti sosial donor darah pada 2 Maret 2022. Baksos tersebut diikuti seluruh anggota Satpol PP dari 31 kecamatan dan 154 kelurahan. 

"Dari 521 peserta yang lolos dan sudah diambil darahnya ada 305. Target kita 200 peserta, jadi sudah melebihi target," kata Eddy.

Selain donor darah, Eddy menyebut, setelah pelaksanaan upacara, seluruh anggota Satpol PP di 31 kecamatan juga membagikan 2.550 liter minyak goreng gratis kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Bantuan ini berasal dari anggota Satpol PP dan Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam sambutannya mengatakan, Satpol PP adalah bagian dari pembangunan dan penggerak perekonomian warga Kota Surabaya. Untuk itu, melalui momen ini, dia berharap ke depan Satpol PP dan Satlinmas dapat menjadi lebih dewasa.

"Satpol PP harus bisa menunjukkan bahwa kita adalah bagian dari masyarakat. Karena mereka semua warga Surabaya adalah saudara-saudara kita," katanya.

Eri juga berpesan kepada seluruh jajaran Satpol PP dan Satlinmas agar ketika menegakkan peraturan, supaya lebih mengedepankan hati dan sikap humanis. Misalnya, ketika petugas di lapangan menemukan ada warga yang melanggar Perda.

"Saya terima kasih dalam menyambut HUT Satpol PP sudah melakukan tindakan-tindakan yang humanis. Melaksanakan donor darah, dan setelah upacara njenengan (anda) membagikan 2.550 liter minyak goreng ke seluruh kecamatan," ujar dia.

Ia meyakini, dengan terus mengedepankan hati nurani serta empati pada setiap anggota Satpol PP, maka pembangunan di Surabaya akan menjadi lebih baik lagi. Sebab, kata dia, bagaimanapun kekuatan garda terdepan pemkot untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat ada di Satpol PP.

"Ayo turun ke masyarakat menggunakan hati, dan rasa empati. Karena bagaimanapun seluruh warga Surabaya adalah keluarga kita," ujarnya

Selain itu, kata dia, seluruh warga Kota Pahlawan dalam kondisi dan keadaan apapun itu juga sudah menjadi tanggung jawab Pemkot Surabaya. Bukan hanya wali kota dan pejabat struktural saja, melainkan, juga menjadi tanggung jawab para petugas lapangan seperti Satpol PP.

 "Karena Satpol PP adalah garda terdepan pemkot untuk memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya," katanya. (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022