Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ketujuh secara beruntun dan penghargaan itu diserahkan pada rangkaian Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021. 

"Yang harus terus kami lakukan bersama-sama saat ini yaitu menjaga agar tata kelola itu lebih baik lagi dan WTP ini kita harus dapat terus setiap tahunnya," kata Wali Kota Abdullah Abu Bakar di Kediri, Selasa.

Ia juga berharap ke depan jajaran di Pemerintah Kota Kediri untuk terus meningkatkan akuntabilitas serta pelayanan kepada masyarakat. 

"Karena kami menggunakan uang negara jadi, harus bisa mempertanggungjawabkannya secara rinci dan detail sehingga kita bisa mendapatkan opini WTP terus," kata Mas Abu, sapaan akrab wali kota. 

Mas Abu menyaksikan sekaligus menerima penghargaan opini WTP ketujuh secara berturut-turut tersebut di ruang Command Center Balai Kota Kediri.
  
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutan yang diikuti secara virtual  menyatakan kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah telah mampu melewati tantangan dalam menjaga akuntabilitas keuangan negara pada tahun lalu. 

Peningkatan kualitas laporan keuangan pada situasi extraordinary merupakan prestasi yang tidak mudah dan tidak sederhana. 

"Saya sampaikan penghargaan untuk seluruh kementerian/lembaga dan pemda yang terus menjaga keuangan negara dan membangun tata kelolanya," kata Menkeu Sri Mulyani.

Opini WTP 2020 ini turut diberikan kepada 486 pemerintah daerah (pemda) dari 542 pemda atau 89,7 persen, yang terdiri dari 33 provinsi, 88 pemerintah kota, dan 365 pemerintah kabupaten.

Dalam acara tersebut selain dihadiri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, juga hadir Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit dan Inspektur Inspektorat Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani.

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021