Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya membuka layanan konsultasi medis daring gratis untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar COVID-19.

"Sejauh ini sudah ada 143 dokter yang bersedia memberikan layanan konsultasi, baik itu dokter spesialis maupun dokter umum," kata Dekan FK Unair Prof. Dr. dr. Budi Santoso, Sp.OG(K) dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.

Prof. Budi menuturkan banyak pakar yang terdiri dari guru besar, dosen dan staf pengajar turut menyumbangkan waktu dan tenaganya.

"Sebagai institusi pendidikan yang fokus pada pelayanan kesehatan, tentu kami memiliki tanggung jawab untuk turut membantu pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. Apalagi situasi saat ini memprihatinkan di mana semakin banyak pasien yang terpapar dan harus menjalani isolasi mandiri di rumah," katanya.

Selama ini, lanjut Prof. Budi, FK Unair sudah berperan semaksimal mungkin dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan di situasi pandemi COVID-19 ini. 

Selain terjun langsung di rumah sakit, FK Unair juga memaksimalkan ilmu dan tenaga mahasiswanya untuk membantu percepatan program vaksinasi dan edukasi kepada masyarakat.

Ketua IDI Surabaya dr. Brahmana Tjokroprawiro menjelaskan konsultasi medis daring gratis ini merupakan bentuk sumbangsih dan kepedulian IDI Surabaya dan FK Unair dalam membantu menangani lonjakan kasus COVID-19 di Surabaya. 

"Kami harap layanan ini dapat membantu masyarakat Kota Surabaya yang masih bingung dengan tata laksana isolasi mandiri di rumah dengan benar," ujarnya. 

Brahmana menyebut layanan ini hadir karena saat ini lebih banyak pasien COVID-19 yang menjalani Isoman daripada dirawat di rumah sakit. 

"Apalagi untuk mendapatkan konsultasi tidak mudah. Mau ke rumah sakit juga tidak memungkinkan. Maka dari itu, kita hadir memfasilitasi," ujar Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK Unair ini.

Konsultasi medis ini diberikan melalui percakapan aplikasi WhatsApp. Pasien bisa menanyakan beberapa hal seputar merawat diri saat isoman.

Misalnya, tindakan yang bisa dilakukan saat saturasi oksigen turun. Dengan kondisi pasien, apakah boleh mengonsumsi obat tertentu dan lain sebagainya. 

Namun, Dokter Brahmana menekankan dalam konsultasi medis ini dokter tidak bisa meresepkan obat untuk pasien. Jika pasien membutuhkan obat harus datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan setempat. 

Layanan konsultasi medis untuk pasien isoman ini dibuka pada jam kerja. Alurnya, pasien bisa menghubungi empat admin ini: https://bit.ly.MasOdy_IDISby, https://bit.ly.MasHeri_IDISby, https://bit.ly.MbakNabila_IDISby, 
https://bit.ly.MbakEki_IDISby 

Selanjutnya, admin akan mencarikan dokter yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pasien. 

Pewarta: Willy Irawan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021