Kebun binatang merupakan salah satu destinasi wisata edukasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat terutama anak-anak, namun tidak semua daerah memiliki objek wisata edukasi wisata kebun binatang tersebut.

Nah, di Kabupaten Jember kini ada wisata edukasi kebun binatang mini yang dikenal dengan Jember Mini Zoo yang berada di Jalan Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, yang sudah dibuka untuk umum sejak pertengahan Mei 2021 dengan tiket Rp20 ribu per orang.
 
Video oleh Hmaka Agung

Dibuka di tengah pandemi, pihak pengelola juga menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan pengunjung menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan memberikan imbauan kepada pengunjung untuk menjaga jarak.

Beragam satwa dapat dijumpai seperti burung unta, kura-kura, burung merak biru atau merak India, burung kakak tua, beragam reptil, hewan mamalia, dan ada taman kelinci yang menjadi salah satu wahana favorit anak-anak karena mereka bisa berinteraksi sambil memberi makan beberapa wortel.

Owner Jember Mini Zoo Adnan Muhammad mengatakan luas lahan wisata edukasi kebun binatang kecil tersebut mencapai 7 hektare, namun yang sudah dikelola masih 3 hektare dengan beragam spot menarik yang bisa dikunjungi keluarga.

"Jember Mini Zoo sebagai tempat wisata edukasi yang berkonsep keluarga atau family care, sehingga sangat cocok dan nyaman untuk dikunjungi keluarga saat libur sambil mengenalkan berbagai satwa kepada anak-anak," katanya. 

Selama pandemi, wahana wisata yang menjadi alternatif pilihan masyarakat saat liburan bersama keluarga adalah di ruang terbuka seperti yang ditawarkan Jember Mini Zoo yang berada di kawasan kota di Jember.

"Kami ingin mengedukasi masyarakat sekaligus menanamkan rasa cinta kepada satwa maupun lingkungan, sehingga Jember Mini Zoo untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap satwa dan alam sejak dini kepada masyarakat umum terutama anak-anak," tuturnya.

Kawasan Jember Mini Zoo dulunya adalah peternakan sapi perah yang merupakan usaha susu sehat yang dikelola oleh keluarga Adnan, namun sempat fakum dan dengan ide baru akhirnya dikembangkan menjadi wisata edukasi yang cukup menarik.

Tidak hanya melihat berbagai satwa, wisatawan juga dapat berkeliling ke beberapa lokasi yang apik untuk berswafoto sendiri atau bersama keluarga sambil beristirahat di beberapa gazebo yang menawarkan makanan ringan.

Selain menyuguhkan aneka satwa dan taman bermain untuk anak-anak, di kawasan Jember Mini Zoo juga bisa menikmati keseruan bersama keluarga dengan sepeda air atau mendayung perahu bersama di sebuah danau buatan yang sejuk nan indah.
 
Suasana di sekitar danau yang digunakan untuk sepeda wisata air di Jember Mini Zoo (ANTARA/ Zumrotun Solichah)

Dengan membayar tiket sepeda air Rp10 ribu, wisatawan bisa berkeliling danau dengan menggunakan sepeda air sambil menikmati kesejukan rindangnya pepohonan yang berada di kawasan danau.

Saat sore hari, jika tidak mendung maka pengunjung juga bisa menikmati indahnya sunset di sekitar danau sebelum pulang karena wisata edukasi Jember Mini Zoo ditutup pada pukul 17.00 WIB.

"Ke depan kami akan membangun kolam renang, pacuan kuda, dan menambah koleksi jumlah hewan untuk dihadirkan di Jember Mini Zoo demi memanjakan para pengunjung untuk menikmati liburan bersama keluarga," ujarnya.

Adnan berharap wisata edukasi di alam terbuka itu dapat dikembangkan menjadi sebuah wisata edukasi keluarga yang lebih menarik, sehingga masyarakat Jember tidak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk pergi ke kebun binatang karena sudah ada Jember Mini Zoo.
Seorang anak menggendong seekor kelinci di area Taman Kelinci Jember Mini Zoo (ANTARA/ Zumrotun Solichah)

Salah seorang pengunjung Alexandra Aulia Maharani mengaku senang berkeliling ke Jember Mini Zoo untuk mengenal beragam hewan yang selama ini hanya bisa dilihat di buku dan televisi.

"Menurut saya wisata itu bagus sekali sebagai salah satu tempat alternatif wisata edukasi buat anak-anak, apalagi selama pandemi jarang berkunjung ke objek wisata, sehingga adanya Jember Mini Zoo bisa menjadi alternatif untuk liburan keluarga," katanya.

 

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021