Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat sebanyak 16 dari 33 kecamatan di wilayah setempat terdampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Blitar pada 21 Mei 2021..

Pelaksana Tugas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono mengatakan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 tersebut mengakibatkan ratusan rumah rusak.

"Data ini masih belum final, kami terus mencatat lapor yang masuk dan melakukan verifikasi lapangan," kata Sadono di Malang, Senin.

Sebanyak 16 kecamatan tersebut antara lain Ampelgading, Dampit, Jabung, Donomulyo, Gondanglegi, Kalipare, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, dsn Poncokusumo.

Sadono menjelaskan pada 16 kecamatan tersebut, sebanyak 486 rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada pukul 19.09 WIB tersebut.

Kabupaten Malang sebelumnya juga diguncang gempa pada 10 April 2021 dan mengakibatkan kerusakan sangat banyak.

Dari sebanyak 486 rumah yang mengalami kerusakan tersebut, rinciannya sebanyak 384 rumah mengalami kerusakan ringan, 88 rumah mengalami rusak sedang, dan sebanyak 14 unit rumah mengalami rusak berat.

"Tim kami saat ini sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat bencana," kata Sadono.

Selain menyebabkan ratusan rumah rusak, gempa bumi yang terjadi pada kedalaman 110 kilometer tersebut juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum yang ada di wilayah Kabupaten Malang juga rusak.

Tercatat, fasilitas umum di Kabupaten Malang yang mengalami kerusakan adalah fasilitas kesehatan sebanyak 14 unit, tujuh rumah ibadah, dan dua fasilitas umum lainnya. Sementara untuk kerusakan pada bangunan sekolah hingga saat ini belum ada laporan yang diterima.

Akibat gempa bumi tersebut, BPBD Kabupaten Malang juga mencatat adanya satu korban luka-luka di Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo. Tidak ada korban jiwa akibat gempa bumi tersebut.

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Blitar pada Jumat (21/5) pukul 19.09 WIB. Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 tersebut terjadi pada kedalaman 110 kilometer, sejauh 57 kilometer tenggara Kabupaten Blitar.

Gempa yang terjadi pada koordinat 8.63 Lintang Selatan (LS), dan 112.34 Bujur Timur (BT) tersebut, tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa tersebut dirasakan hingga ke wilayah Malang Raya, yang merupakan gabungan antara Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.
 

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021