Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengajak masyarakat setempat membeli produk lokal dengan gerakan "Ayo Beli Produk Lamongan", sehingga terjadi perputaran ekonomi dan masyarakat segera bangkit di tengah pandemi COVID-19.

"Pencanangan 'Ayo Beli Produk Lamongan' akan terus saya gaungkan agar terjadi perputaran ekonomi di Lamongan. Apalagi di tengah pandemi ini, hal-hal kecil yang dilakukan bisa membawa dampak luar bisa bagi pertumbuhan ekonomi lokal," kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Lamongan, Selasa.

Bupati Yuhronur saat melantik 348 orang tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Gedung Pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah mengancam pertumbuhan UMKM lokal.

Oleh karena itu, perlu seluruh pihak, termasuk tenaga PPPK, turut ambil bagian meningkatkan UMKM.

Ia berharap tenaga PPPK yang telah dilantik bisa menjadi teladan untuk mendorong ekonomi masyarakat serta penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun) di lingkungan masyarakat, sehingga daerah itu bisa terbebas dari pandemi dan ekonomi segera bangkit.

Sementara itu, tenaga PPPK yang diangkat merupakan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak formasi Tahun 2019 yang telah mengikuti seleksi penerimaan yang dilaksanakan pada tahun yang sama.

PPPK itu terdiri dari 181 orang tenaga pendidik, 63 orang tenaga kesehatan dan 104 orang dari tenaga pertanian.

"Kami juga berharap penyerahan SK PPPK ini juga dapat menjadikan dorongan semangat untuk bekerja di masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Lamongan juga mendorong pemasaran ekspor produk UMKM lokal, dengan fasilitas yang meliputi aspek legalitas, pembinaan, sarana prasarana dan permodalan.

Selain itu, juga diberikan fasilitasi layanan pengurusan P-IRT secara gratis, pendaftaran merek dan sertifikasi halal gratis, ditambah fasilitasi pemasaran dalam bentuk media promosi, menyediakan showroom, mengikutsertakan berbagai pameran dalam skala lokal hingga internasional, serta bekerja sama dengan marketplace, dan sinkronisasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Pewarta: A Malik Ibrahim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021