Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Jawa Timur, mencatat sebanyak 112 rumah warga di Dusun Dawuhan dan Toroi Desa Kumbangsari, Kecamatan Jangkar, terdampak banjir luapan air Sungai Pesanggerahan setelah hujan deras mengguyur hampir merata di Situbondo, Selasa petang.

"Genangan air di rumah warga dua dusun tersebut berangsur surut pada Selasa (5/1) malam seiring hujan reda di wilayah itu," ujar Koordinator Pusat Pengendali Operasi (Pusdal Ops) BPBD Situbondo Puriyono di Situbondo, Rabu.

Menurut dia, petugas BPBD serta Muspika Kecamatan Jangkar, turun ke lokasi banjir luapan air sungai tersebut dan melakukan pendataan dampak banjir dan membantu warga membersihkan air bercampur lumpur yang empat masuk ke rumah warga.

Selain air sungai menggenangi rumah warga, katanya, sekitar sepuluh hektare (ha) lahan pertanian milik warga juga terendam banjir.  Bahkan tiga perahu nelayan yang ditambatkan terseret banjir ke laut dan masih dilakukan pencarian.

"Tiga perahu yang hilang terseret banjir milik nelayan Madruso, Nikmat dan Sugiyan. Tiga perahu itu terseret banjir saat ditambatkan di bibir pantai setempat, dan pemilik perahu dibantu nelayan lainnya telah berupaya melakukan pencarian," katanya.

Mustajab, salah seorang warga Desa Kumbangsari, mengaku sampai saat ini dirinya sudah mulai membersihkan air bercampur lumpur yang masuk ke dalam rumahnya.

"Sejak tadi malam air mulai surut, kami mulai membersihkan sisa lumpur di teras rumah," katanya. (*)

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021