Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang juga Ketua DPP bidang Kebudayaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta agar Kabupaten Gresik nantinya lebih ramah anak, bersih, nyaman dengan hal-hal yang sifatnya kecil-kecil.

Hal itu dikatakan Risma, Kamis, saat mengunjungi Kabupaten Gresik untuk menyampaikan hasil survei kemenangan pasangan calon Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah (Niat) yang juga diusung PDIP.

"Saya ingin pemerintahan Gresik yang baru nanti lebih peduli dengan lingkungan dan ramah kepada anak-anak," ujarnya.



Risma juga memberikan saran kepada calon Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani, bahwa menjadi kepala daerah bukanlah kuat-kuatan badan atau kuat-kuatan fisik.

"Saya percaya ke depan di Gresik kotanya akan lebih ramah, lebih bersih, nyaman dengan hal-hal yang sifatnya kecil-kecil. Karena kita terbiasa kabupaten itu adalah rumahnya," ucap Risma menjelaskan.

Alasannya, kata Risma, karena adanya wakil Bupati dari kalangan perempuan yang bisa memberikan sifat perempuan lebih detail dalam pembangunan di Gresik.

Sementara itu, dalam survei yang dirilis langsung Wasekjen DPP PDIP, Sadarestuwati mencatat pasangan "Niat" yang diusung PDIP bersama PPP, NasDem, Demokrat, PAN dan Golkar berhasil menang dalam Pilkada Gresik.

Menurut Sadarestuwati, kemenangan ini merupakan sejarah baru, sebab dari hasil survei Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) pasangan yang diusung PDIP nomor urut 2 Gus Yani dan Bu Min meraih 51,03 persen, dan paslon nomor urut 1 Qosim dan Alif mendapatkan suara 48,97 persen.

Pelaksanaan Pilkada Gresik diikuti dua paslon, yaitu pasangan nomor urut 1, Moch Qosim dan Asluchul Alif (QA) yang diusung dua parpol (PKB 13 kursi dan Gerindra 8 kursi).

Kemudian nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) yang diusung enam parpol (Partai Golkar dengan raihan 8 kursi, PDIP 6 kursi, NasDem 5 kursi, Demokrat 4 kursi, PAN 3 kursi, dan PPP dengan 3 kursi). (*)
 

Pewarta: A Malik Ibrahim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020