Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan keberadaan Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri, Jawa Timur, juga ikut mendukung perekonomian Kota Kediri.

"Impact (pendirian Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri) juga bagus. Walaupun imgirasi tidak di Kota Kediri, kan dekat. Pasti dengan kantor sebesar ini kapasitas juga banyak, lebih profesional lagi. Maka ke depan pelayanan imigrasi semakin baik perkembangannya," kata Wali Kota saat menghadiri peresmian Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri di Kediri, Kamis.

Ia mengatakan, dengan keberadaan kantor imigrasi yang baru, tentunya juga ikut menumbuhkan perekonomian di Kota Kediri. Saat lokasi kantor juga masih di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, keberadaan kantor itu juga mendukung perekonomian di kota.

"Semoga juga akan menumbuhkan perekonomian di Kota Kediri, seperti yang lalu (saat kantor di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri) juga membawa dampak positif. Mudah-mudahan ke depan akan semakin baik dan cepat mendeteksi WNA (warga negara asing), yang tidak berizin," ujar dia. 

Dalam kegiatan itu, hadir Irjen Kemenkumham Jhoni Ginting. Ia meresmikan tiga gedung baru yakni Kanim Kediri, Ponorogo dan Pamekasan. Peresmian tersebut diselenggarakan bersamaan di gedung baru Kanim Kediri, Kabupaten Kediri. 

Selain dihadiri Irjen Kemenkumham, kegiatan tersebut juga dihadiri Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie. Hadir juga para pimpinan tinggi pratama dan madya Kemenkumham di pusat dan wilayah serta forkopimda setempat. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Bupati Kediri, juga hadir dalam kegaitan itu.  (*)
 

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020