Operation Head Depo Pertamina Madiun Imran Jamil menyatakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Madiun dan sekitarnya pada momentum Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 diprediksi meningkat hingga 10 persen dibandingkan kondisi normal menyusul tingginya permintaan konsumen.

"Diperkirakan untuk liburan Natal dan Tahun Baru ini ada kenaikan 5 hingga 10 persen dari kondisi normal," ujar Imran Jamil kepada wartawan di Madiun, Jumat.

Baca juga: Pertamina jamin stok BBM di Madiun aman hadapi Natal dan Tahun Baru

Menurut dia, tren kenaikan permintaan BBM secara signifikan diperkirakan akan terjadi mulai tanggal 20 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

Guna menghadapi peningkatan permintaan tersebut, pihaknya telah mempersiapkan dengan menambah stok hingga 100 persen penuh sesuai dengan kapasitas tangki yang dimiliki.

"Adapun ketahanan stok BBM yang ada di Terminal BBM Madiun mencapai 4-5 hari sesuai kapasitas timbunan. Jumlah tersebut terus ditambah setiap harinya," katanya.

Ia menjelaskan, BBM yang paling banyak dibutuhkan masyarakat adalah jenis premium, pertamax, dan pertalite. Penyaluran dalam kondisi normal, rata-rata mencapai 600 KL per hari.

Selain mengutamakan keamanan ketersediaan, pihaknya juga fokus untuk memenuhi kebutuhan SPBU di kawasan jalur wisata, daerah religius, dan jalur tol.

Untuk memenuhi kebutuhan BBM di jalan tol, Pertamina tidak hanya menyediakan SPBU di tol, namun juga menyediakan mobil kantong. Sehingga masyarakat tidak perlu bingung mendapatkan BBM di tol.

Imran menambahkan, perkiraan peningkatan kebutuhan BBM hingga maksimal 10 persen tersebut berkaca dari data peningkatan permintaan BBM pada saat Lebaran tahun 2019 yang tercatat mencapai 8 persen dari normal.

"Perkiraan kami saat Lebaran lalu peningkatan kebutuhan di kisaran 5-10 persen. Ternyata realisasinya mencapai 8 persen. Untuk Nataru kali ini kenaikan diperkirakan hingga 10 persen, karena libur Natal dan tahun baru bukan hanya dirayakan orang non-muslim, namun momentum Natal dan tahun baru masyarakat cenderung melakukan liburan, jadi kenaikannya hampir sama dengan momentum Idul Fitri," katanya.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019