Surabaya (antara Jatim) - Salah satu Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur PT Petrogas Jatim Utama (PJU) optimistis laba bersih 2017 melampaui target atau meningkat 100 persen lebih dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp49,5 miliar.

"PJU memperoleh laba terbesar dalam sejarah perusahaan pada tahun lalu dan merupakan kali pertamanya," ujar Direktur Utama PT PJU Leo Herlambang di sela kegiatan halalbihalal di kantornya, Selasa.

Menurut dia, hal tersebut patut disyukuri, terlebih baru pertama kali laporan keuangan untuk induk perusahaan dan enam anak perusahaan memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Dia mengakui kenaikan laba itu salah satunya didongkrak naiknya omzet "trading" gas yang dalam sebulan rata-rata mencapai Rp60-100 miliar.

"Ke depan, kami targetkan lini bisnis yang berkembang 40 persen dari hulu dan 60 persen hilir," ucapnya.

Selain berhasil menggenjot pendapatan, lanjut dia, PJU juga membangun infrastuktur LPG plant senilai 60 juta dolar AS.

"Kami juga sudah punya pipa untuk 'trading' gas yang bisa mengalirkan gas dari hulu ke hilir," katanya.

Sementara itu, pada kesempatan sama ia juga melakukan penandatanganan pakta integritas antara direksi dan karyawan, serta induk dan anak perusahaan untuk meningkatkan nilai kerja perusahaan. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017