Bojonegoro, (Antara Jatim) - Asosiasi Jagal/Pedagang Sapi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyebutkan harga daging sapi turun dari kisaran Rp105.000-Rp110.000 menjadi Rp100.000-Rp105.000 per kilogram, sejak dua hari terakhir.

"Harga daging sapi kembali turun setelah Lebaran, karena permintaan daging sapi mulai menurun," kata Ketua Asosiasi Jagal/Pedagang Sapi Bojonegoro Mukayan, di Bojonegoro, Sabtu.

Menurut dia, pedagang daging sapi yang menjadi anggotanya (50 pedagang) yang menjual daging sapi di sejumlah pasar tradisional menaikkan harga daging sapi menjadi berkisar Rp105.000-Rp110.000 per kilogram hanya tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Pedagang daging sapi menaikkan harga, sebab permintaan daging sapi meningkat tajam," ucapnya dibenarkan pedagang daging sapi lainnya di Pasar Kota, Bojonegoro Arief Mu'ali.

Ia memberikan gambaran semua pedagang daging sapi di sejumlah pasar tradisional yang menjadi anggotanya omzetnya naik beberapa  beberapa kali lipat dibandingkan dalam kondisi normal.

"Saya sendiri biasanya bisa menjual berkisar satu-dau ekor sapi per hari. Menjelang Hari Raya bisa enam ekor sapi per hari," ucapnya, menjelaskan.

Hal yang sama, kata dia, juga dialami hampir semua pedagang daging sapi di sejumlah pasar tradisional, karena meningkatnya permintaan.

Saat ini, lanjut dia, omzet pedagang mulai menurun, dibandingkan omzet beberapa hari menjelang Hari Raya Raya Idul Fitri, sehingga harga daging sapi kembali normal menjadi berkisar Rp100.000-Rp105.000 per kilogram.

"Tapi omzet pedagang masih tinggi dibandingkan kondisi normal, karena banyak masyarakat yang memiliki hajat," ucapnya, menambahkan.

Ditanya stok sapi hidup di pedagang sapi, ia menyatakan tidak ada masalah, masih tersedia dengan harga yang masih stabil. "Stok sapi tersedia juga harga sapi hidup tidak naik," ujarnya.

Data di Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Bojonegoro mencatat harga rata-rata daging sapi murni mencapai Rp105.000 per kilogram, turun dibandingkan sehari lalu yang mencapai Rp107.000 per kilogram.(*)

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017