Jember (Antara Jatim ) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita secara simbolis membagikan tanaman cabai rawit milik Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Taruna Bhumi Jember yang sudah berbunga kepada Bupati Jember Faida untuk  masyarakat Jember, perwakilan TNI, Polri, dan kelompok tani.

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Arum Sabil dengan melakukan gerakan sejuta bibit cabai yang diberikan kepada masyarakat," katanya di  City Forest And Farm Arum Sabil yang berada di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis sore.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Enggar juga menanam pohon kenangan buah nusantara jenis Durian Merah kaki tiga dan memberikan santunan kepada fakir miskin dengan membagikan beras super kepada fakir miskin.

Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Taruna Bhumi Jember HM Arum Sabil mengatakan gerakan penanaman sejuta bibit cabai dilakukan bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk meningkatkan ketahanan pangan cabai.

"Selama ini, cabai dianggap komoditas yang remeh tidak bermakna, namun saat alam murka dan petani tidak berdaya, maka cabai menjadi komoditas penentu yang dominan terhadap inflasi di negeri ini," tuturnya.

Ia berharap gerakan menanam sejuta cabai itu dapat memotivasi masyarakat lain untuk melakukan gerakan yang sama, apalagi dengan inovasi, maka tanaman cabai rawit itu bisa dikembangkan di mana saja, bahkan di lahan tandus sekalipun.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita beserta istri serta Dirjen Perdagangan dan Kadis Perdagangan Provinsi Jawa Timur melakukan berbagai rangkaian kegiatan di Kabupaten Jember yakni meninjau pameran produk lokal khas Jember seperti kopi, kakao, edamame, dan beras organik yang memiliki potensi untuk diekspor.

Setelah melihat sejumlah produk lokal khas Jember, Menteri Enggar melakukan kunjungan untuk memantau harga bahan pokok di Pasar Tanjung Jember sambil berdialog dengan para pedagang yang berada di pasar induk tradisional Jember.(*)

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017