Surabaya (Antara Jatim) - PT XL Axiata Tbk mengenalkan komersialisasi layanan 4G LTE pertama di Mataram, Lombok dengan frekuensi 1.800 MHz karena wilayah tersebut memiliki pangsa pasar terbesar dari semua operator.

"Pada 6 Juli 2015 secara resmi lisensi pengenalan layanan 4G dikeluarkan oleh pemerintah secara serentak untuk lima.operator, yaitu XL, Indosat, Telkomsel, Tri, dan Smartfren," kata Direktur Service Management XL, Ongki Kurniawan, di Surabaya, Selasa.

Ia menyatakan, operator itu memiliki hubungan yang spesial dengan masyarakat Lombok dan NTB pada umumnya. Apalagi sejak awal mengembangkan wilayah itu, masyarakat menerima dan memberikan kepercayaan kepada perusahaan itu. Khususnya untuk kebutuhan telekomunikasi.

"Sampai kini terus berkembang ke layanan data dan internet. Pangsa lebih dari 85 persen menunjukkan suatu kehormatan bagi kami untuk bisa hadir di wilayah itu," ujarnya.

Saat ini, jelas dia, operator itu telah memiliki 14 BTS 4G untuk meng-cover sejumlah area di Ibu Kota NTB tersebut. Beberapa pusat kegiatan pemerintahan, bisnis dan aktivitas warga, juga pusat-pusat keramaian, masuk dalam area tersebut.

"Bahkan beberapa di antaranya pusat perbelanjaan Mataram Mall," katanya.

Ia menambahkan, secara teknis layanan 4G LTE di 1.800 MHz mempunyai keunggulan khusus. Dengan frekuensi tersebut maka manfaat dari teknologi 4G LTE bisa secara maksimal diberikan kepada masyarakat Indonesia. Masyarakat dan pelanggan XL pun bisa secara mudah mengakses 4G LTE karena ekosistemnya lebih mudah dibangun.(*)

Pewarta: Ayu Citra Sukma Rahayu

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015