Oleh Bambang Sutopo Hadi Jayapura (Antara) - Inklusivitas perlu dikembangkan di Indonesia untuk mencegah terjadinya konflik antarmasyarakat, kata Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Edy Suandi Hamid. "Pengembangan inklusivitas akan melahirkan sikap saling pengertian dan harmoni di antara masyarakat Indonesia yang memiliki keragaman suku, agama, budaya, ras, dan golongan," katanya di Jayapura, Sabtu. Pada pidato ilmiah wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Muhammadiyah Jayapura, ia mengatakan pengembangan inklusivitas juga dapat menghindarkan munculnya gerakan-gerakan radikal yang bisa menimbulkan instabilitas berkepanjangan dan merugikan bangsa ini. Menurut dia, pola pikir inklusivitas akan mempermudah pemahaman dan penerimaan terhadap pluralisme yang ada di Indonesia, yang wilayahnya sangat besar dan penuh dengan keragaman suku, agama, budaya, ras maupun golongan. "Oleh karena itu, inklusivitas dan pluralisme perlu dikembangkan terutama dalam pendidikan di Indonesia," kata mantan rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu. (*)

Pewarta:

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014